Tampilkan postingan dengan label smart home. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label smart home. Tampilkan semua postingan

Tidur Jadi Lebih Menyenangkan dengan BARDI Smart Wake Up Light

Smart Wake Up Light merupakan produk BARDI yang baru diluncurkan pada tahun 2021. Lampu Bangun Pintar yang bisa dimonitor dari smartphone ini dapat membantu kita tidur dan bangun tidur dengan cara menyenangkan. Cocok buat mereka yang susah tidur, maupun susah bangun tidur. Ada nada dan cahaya yang bisa diatur sesuai keinginan, bahkan ada radio yang bisa dijadikan alarm untuk menemani suasana bangun pagi. Seberapa menyenangkan Lampu Bangun ini? Yuk simak ulasan saya berikut ini.
BARDI Smart Wake Up Light
BARDI Smart Wake Up Light

Tidur yang Berkualitas Bikin Kualitas Hidup Meningkat

Bicara soal tidur, mari kita bahas dulu apa itu tidur berkualitas. Tidur berkualitas terdiri dari 3 elemen: 
1) Durasi tidur. Berapa lama kita tidur? Idealnya orang dewasa itu tidur 7-9 jam / malam
2) Kontinuitas. Saat tidur, apakah terus menerus tanpa gangguan, atau terganggu sehingga terbangun beberapa kali? Yang terbaik adalah terus menerus.
3) Kedalaman tidur. Apakah tidur nyenyak dan saat bangun badan merasa segar dan bugar? Seharusnya IYA. 

Jika memiliki 3 elemen tersebut, dijamin sukses mendapatkan tidur yang berkualitas. Buat saya pribadi, tidur berkualitas lebih mudah didapat pada malam hari. Beda dengan tidur di siang hari, ada saja distraksi. Entah suara telp, suara panggilan tukang paket, bahkan suara hewan yang tak terduga kapan saja bisa bersuara. Tidur mana bisa nyenyak. Kadang, terbangun mendadak bikin kepala sering jadi pusing. Bangun tidur bukannya bugar, malah tambah malas. Beda dengan malam hari, tidur amat mudah dan bisa nyenyak. Tubuh memang tahu diri kali ya, siang untuk melek dan lincah beraktivitas, malam untuk merem dan terkulai. Kebetulan, saya memang bukan tipe orang yang suka dan kuat begadang, nempel bantal langsung molor 😂

Buat saya, tidur berkualitas itu penting, karena banyak manfaatnya, di antaranya:
1) Meningkatkan kualitas hidup
2) Membantu pertumbuhan dan perkembangan tubuh
3) Menjaga fokus
4) Membuat tubuh lebih ideal
5) Memperkuat sistem kekebalan tubuh
6) Mempertajam ingatan

Lantas, apa semua orang bisa mendapatkan tidur berkualitas? Belum tentu. Beberapa orang yang saya kenal mengaku susah tidur. Alasannya macam-macam. Dari yang disebabkan hal sepele, sampai hal-hal berat seperti memiliki kecemasan tinggi di malam hari (stres). Nah, bagaimana jika mencoba menggunakan alat yang bisa membantu membuat jelang tidur jadi menyenangkan, dan bangun tidur juga mudah gak pake acara diguyur air seember segala? Coba pakai Smart Wake Up Light dari Bardi yang akan saya ceritakan berikut ini 😁
Tidur nyenyak di bawah pohon, di kebon, di Tidore Maluku Utara. Berani bangunkan saya? 😂

Spesifikasi Smart Wake Up Light

Bardi Smart Wake Up Light atau Lampu Bangun bukanlah lampu biasa. Ada sejumlah fitur canggih pada lampu yang membuat kita bebas memilih dengan apa kita hendak dibangunkan. Kita bisa mengaturnya lewat smartphone tanpa perlu menyentuh lampu. 

Berikut adalah spesifikasi yang dimiliki Lampu Bangun Pintar: 
- 20 tingkat penyesuaian kecerahan
- 7 warna lampu
- 16 tingkat penyesuaian volume 
- 3 tingkat kecerahan layar
- 4 grup alarm
- 7 suara alami & FM Radio
- Waktu simulasi matahari terbit bisa disesuaikan 10-60 menit
- Mode alarm terdiri dari Lampu & Suara, Hanya Suara, dan Hanya Lampu
- Waktu alarm 30 menit
- Waktu Snooze 8-15 menit
- Jumlah waktu Snooze 5
- Suara tertidur berupa 3 suara alami & FM Radio
- Waktu simulasi matahari terbenam 10-120 menit
- Mode tertidur: Lampu & Suara, Hanya Suara, Hanya Lampu
- Frekuensi 76.0 - 108MHz
- Bahan: ABS+PC+Silikon tahan cahaya
- Suhu operasional 0°C~40°C (32°F~104°F)
- Jenis baterai sel tombol CR2032
- Tegangan input 100~240V
- Output USB 5V/2A

Cara Menghubungkan Lampu Bangun ke Perangkat Seluler

Buat yang baru pertama kali punya / pakai produk Bardi, berikut langkah-langkah untuk menghubungkan Lampu Bangun Pintar ke smartphone kita:
1. Unduh dulu aplikasi Smart Life ke smartphone dari app Store/Google Play atau dengan memindai kode QR
2. Buat akun dan masuk. 
3. Mulai tambahkan perangkat dan hubungkan dengan WiFi
4. Setelah tersambung, nyalakan lampu dan konfirmasi Wi-Fi berkedip dengan cepat
5. Nyalakan perangkat dan tekan lama tombol Snooze (sekitar 10 detik) hingga ikon Wi-Fi mulai berkedip dengan cepat
6. Pilih Wi-Fi kita sendiri dan masukka kata sandi yang benar
7. Tunggu sampai terhubung
8. Terakhir buat nama untuk Wake-Up Light kita. Kalau saya tetap pakai nama "Smart Wake Up Light" dengan nama penempatan di "Alief Room" seperti pada gambar berikut.
Smart Wake Up Light jadi anggota baru di deretan produk Bardi yang terpasang di aplikasi Smart Life di Smartphone saya.

Cara mengoperasikan lampu melalui Smart Life

Panel operasi yang akan saya sebutkan berikut, diurutkan berdasarkan gambar yang saya sertakan di bawah ini. Mulai dari paling kiri, hingga paling kanan. Total ada 10 panel yang terpasang pada bagian sisi samping lampu.
1. Penyesuaian kecerahan lampu
2. Sakelar lampu
3. Alarm 1/Alarm 2
4. Pengaturan "-"/Volume "_"
5. Sakelar Snooze/Lampu Malam
6. Pengaturan "+"/Volume "+"
7. Tertidur
8. Kecerahan layar/pengaturan waktu
9. FM Tuning
10. Sakelar FM

Pada bagian belakang lampu terdapat panel berikut:
1. Output USB
2. Antena FM
3. Input Micro USB
4. Setel ulang/Reset
5. Tombol Baterai

Cara Mengoperasikan Panel

✅ Klik panel 3 (alarm 1 & alarm 2) untuk mengatur empat jam alarm
✅Klik panel 2 (sakelar lampu) untuk memilih jenis layar lampu dan menyesuaikan intensitas lampu
✅ Klik panel 5 (sakelar snooze)/lampu malam untuk mengatur pola snooze
✅Klik panel 10 (sakelar FM) untuk menghidupkan/mematikan FM radio, dan pilih frekuensi yang kita inginkan.

Fitur Smart Wake Up Light yang bisa kita atur sesuai keinginan dan kebutuhan

1. Alarm
Terdiri dari 2 fungsi alarm yaitu Grup Alarm dan Alarm Switch. 
Grup Alarm memungkinkan pengguna untuk memprogram 2 alarm berdasarkan kebutuhan masing-masing. Misalnya, atur Alarm 1 untuk hari kerja dan Alarm 2  untuk hari akhir pekan. 
Alarm Switch untuk menghidupkan/mematikan alarm. Ketika Alarm 1 dihidupkan, ikon Alarm 1 akan menyala.

2. Tertidur
- Switch Tertidur berfungsi untuk menghidupkan/mematikan mode tertidur. Ikon bergambar bintang ini akan menyala pada layar ketika mode tertidur dihidupkan.
- Pengaturan Tertidur berfungsi untuk mengatur kecerahan tertidur yang merupakan kecerahan awal ketika mode tertidur dihidupkan.
- Penyesuaian Tertidur mengatur simulasi matahari terbenam untuk waktu tidur yang damai: ketika mode tertidur dinyalakan, lampu akan redup sampai padam dan suara akan berangsur-angsur berkurang, hingga tidak ada suara.
Kita juga bisa mengatur FM sebagai suara tertidur.

3. Kecerahan Layar dan Pengaturan Waktu
Kecerahan layar dapat diatur menjadi 3 level yaitu BRIGHT - AUTO - OFF. Untuk kecerahan default: BRIGHT
Pengaturan waktu dapat dilakukan dengan menekan panel 8 untuk memilihh waktu antara 12 jam dan 24 jam.

4. Snooze dan STOP
Lampu Bangun dapat mensimulasikan matahari terbit untuk secara bertahap meningkatkan kecerahan. Alarm akan padam pada waktu yang ditentukan ketika lampu bangun mencapai kecerahan yang ditetapkan. Ketika alarm mati, kita dapat mengetuk Snooze, menyesuaikan volume alarm atau menghentikan alarm.

5. LAMPU

Terdiri dari 3 fungsi cahaya yaitu Lampu Malam, Lampu Matahari terbit, dan Lampu Berwarna. Lampu malam redup dianjurkan untuk digunakan di malam hari.

6. FM Radio
Terdiri dari 4 fungsi yaitu
- Radio Switch. Ikon FM akan menyala ketika mode FM dihidupkan.
- Pemindaian Otomatis. Untuk memindai saluran radio secara otomatis
- FM Tuning. Untuk menyesuaikan frequensi (0,1 MHz)
- FM Volume. Untuk menyesuaikan volume radio


PERINGATAN untuk mengurangi risiko kebakaran, sengatan listrik, atau cedera pada orang

1. Smart Wake Up Light hanya ditujukan untuk penggunaan rumah tangga, termasuk pengguna yang serupa di hotel.
2. Tempatkan alat pada tingkat yang stabil dan permukaan tidak licin.
3. Jangan gunakan di lingkungan basah (misal di kamar mandi atau di dekat shower atau kolam renang)
4. Pastikan adaptor tidak basah
5. Jangan biarkan air mengalir ke alat atau menumpahkan air ke alat
6. Gunakan hanya adaptor asli. Jangan gunakan adaptor lain jika rusak
7. Alat ini tidak memiliki sakelar hidup/mati. Untuk melepaskan alat dari sumber listrik, cabut steker dari stop kontak
8. Jangan digunakan sebagai alat untuk mengurangi jam tidur karena tujuan dari Smart Wake Up Ligh ini adalah untuk membantu kita bangun lebih mudah, bukan malah mengurangi kebutuhan tidur.

Penyimpanan yang benar

1. Bersihkan secara rutin dengan kain lembut
2. Jangan menggunakan bahan pembersih abrasif, bahan atau larutan pembersih seperti alkohol, aseton, dll, karena dapat merusaka permukaan lampu
3. Jika tidak digunakan dalam waktu lama, lepaskan kabel daya dari stopkontak di dinding dan simpan di lingkungan yang aman dan kering yang tidak akan membuat alat hancur, terbentur, atau dapat rusak.

BARDI SMART WAKE UP LIGHT Rp 495.000
Tersedia di JD.ID, Blibli, Tokopedia, Shopee, Bukalapak, Lazada

BARDI Smart Wake Up Light pada dasarnya diciptakan untuk membantu tidur lebih nyaman melalui warna yang dipancarkan dan membangunkan dengan cara yang lebih menyenangkan lewat suara yang bisa kita setel sesuai kesukaan. 

Ada yang bisa kita lihat, bahkan nikmati di sini, yakni saat kondisi pencahayaan perlahan bertambah diiringi waktu menirukan matahari terbit dan ditambah kita dapat juga memainkan musik atau langsung memutar siaran radio yang kita sukai untuk membantu bangun dengan lebih alami.

Lampu berbentuk bulat tidak kecil ini tampak menggemaskan. Saya paling suka mengatur LAMPU pada mode Colorful Light. Biasanya saya nyalakan jelang tidur, saat lampu kamar sudah dimatikan semua. Pergantian cahaya pelan, tidak cepat. Cahayanya pun bersinar lembut, tidak tajam menyorot seperti lampu di tempat mendengar musik hingar bingar. Ada efek damai pada suasana, menjadikan tenang, dan tertidur dengan nyaman. 

Kalau saya pribadi, tanpa disetel alarm pun, otomatis akan terbangun antara pukul 4 - 4.30 AM. Biasanya, di jam-jam tersebut ada suara mengaji di masjid, dan tak lama ada suara adzan dari musala. Rumah saya memang dekat dengan musala dan masjid komplek. Suara dari dua rumah ibadah itulah yang akrab di telinga saat bangun tidur. 

Karena itu, Lampu Bangun Pintar ini saya letakkan di kamar Alief, karena dia lebih butuh buat bangun Subuh, biar nggak telat salat di masjid 😁


Di Balik Layar Video ROG Phone 3 Onedox, Bikin Konten Nggak Pakai Ribet dengan BARDI Extention Power Strip

Tetap Produktif! Solusi Mudah dan Aman dengan BARDI Extention Power Strip

Tetap Aktif dan Produktif di Masa Pandemi

Pandemi boleh jadi telah membatasi ruang gerak dan aktivitas di luar rumah, tapi tidak dengan produktivitas. Bagi mereka yang aktif dan memiliki kreativitas tinggi, tetap bisa produktif meskipun dari rumah saja.

Alief anakku, pemilik channel ONEDOX yang biasanya membuat video di luar rumah dengan melibatkan beberapa kawan dekat sekolahnya, sejak pandemi ia videoan sendiri dan dilakukan di rumah saja. 

Apakah kemudian karya Alief jadi tidak menarik dan membosankan? Atau malah semakin baik dan mengalami kemajuan? 

Penonton setia video Onedox tentu bisa menilai sendiri. Berdasarkan catatanku, jumlah video Alief yang tayang sejak Maret sampai Desember 2020 mencapai 26 video dengan rincian sbb:

  1. Fakboi/Badyboy Sekolahan (80K views) 
  2. Giveaway 20K Subs (1K views) 
  3. Tas Gamers ROG Ranger Bacpack (962 views) 
  4. PUBG Mobile (508 views) 
  5. Kelakuan Quarantine (1,1K views) 
  6. Koper Kok Gini? ROG Superpack (1,2K) 
  7. Cara Dapat Duit Dari Rumah (1K views) 
  8. Cara Keren di Sekolah (6K views) 
  9. Alasan Cowok Ditolak Cewek (1K views) 
  10. Akhirnya Ketemu Kelemahan ROG phone 2 (17K views) 
  11. Tipe Tipe Cowok Bales Chat (1,4K views) 
  12. ASUS TUF Gaming A15 (1,6K views) 
  13. Style Sekolah Lama vs Sekolah 2020 (2,7K views) 
  14. Tipe Tipe Murid Baru Jamet VS Normal (3,1K views) 
  15. Laptop Kencang Seringan Kertas ASUS ExpertBook B9 (78K views) 
  16. Tipe Tipe Kelas Online (1,1K views) 
  17. ROG Zephyrus Duo 15 (416 views) 
  18. Laptop Profesional ASUS Pro Art (245 views) 
  19. ZenBook UX425 Ultrabook Mewah (2,8K views) 
  20. Ciri-Ciri Cewek Matre (541 views) 
  21. ASUS ZenBok UM425 AMD Ryzen (2,1K views) 
  22. Laptop Stylish dan Bertenaga VivoBook Ultra 14 (530 views) 
  23. Ciri-Ciri Fakboi (834 views) 
  24. ROG Phone 3 vs ROG Phone 2 (3,2K views) 
  25. ASUS ROG Zephyrus G14 (301 views) 
  26. Beli ROG Zephyrus M15 Bisa Dapet Motor (409 views)

Channel Onedox (screenshot 18Des2020)

Tetap Ngonten Jelang Tutup Tahun 2020

Dalam 9 bulan selama pandemi, rata-rata ada 3 video yang Alief buat di tiap bulannya. 

Oh ya, bulan Desember belum berakhir lho. Alief masih punya daftar 5 video lagi yang akan diproduksi sebelum tahun 2020 berakhir yaitu ROG Phone 3 + Aksesoris, Bardi Smarthome, realme narzo 20 pro, gaming mouse, dan ASUS VivoBook 14 A416.

Jika dihitung sejak Januari sampai saat tulisan ini dibuat total ada 32 video di channel Onedox. Jika 5 video yang baru akan dibuat berhasil tayang, total jadi 37 video. Kurang lebih memang ada 3 video tiap bulannya sepanjang 2020 ini.

Semoga saja semua bisa diselesaikan pada bulan Desember ini supaya Januari 2021 nanti Alief sudah bisa rehat dan fokus dengan operasi lepas pen yang akan dijalani. 

Nah saat ini, Alief sedang mengerjakan video ROG Phone 3 + aksesoris. Pembuatan sudah digarap sejak tgl. 14 Des, hingga hari ini (18/14) masih dalam proses editing. Dan aku, seperti biasa jadi satu-satunya kru yang diandalkan oleh Alief untuk jadi asisten serba bisa 😂

Padahal, tahu sendiri kan, aku ini tiap hari juga ngonten untuk blog, medsos, dan channelku di Youtube. Ketika jadi asisten si youtuber, maka makin sibuklah aku. Sibuk tapi asyik dan SERU!! 

Mau tahu cerita rumah konten kami? OK aku ceritain.

Di balik layar konten video Onedox, ada mama yang jadi asisten serba bisa 😂

Rumah Konten dan Aku Jadi Asisten Serba Bisa

Video selama pandemi yang dibuat Alief maupun olehku tidak 100% dibuat di dalam rumah, ada juga di luar seperti di taman komplek atau di jalan. Hanya saja, sesuai situasi yang lagi berbahaya, shootingnya pilih-pilih waktu, dan nggak bersama orang lain.

Alief baru belakangan ini saja sejak new normal mulai shoot video lagi bersama teman-temannya di luar rumah, tentunya dengan penuh kehati-hatian, seperti pada video teranyar berjudul: Beli ROG Zephyrus M15 Bisa Dapet Motor! dia shooting dengan Charlie, Arka, Rafi, dan Raja. Mereka adalah kawan sekolah Alief.

Shooting di rumah tentu saja paling sering. Nah, untuk hal inilah aku mau cerita, bahwa pandemi ini tuh malah bikin aku sibuk mendekor ruangan buat Alief videoan. Ya semacam bikin studio gitu lah, tapi karena kami ini masih kelas amatir, jadi hasil dekornya cuma ala-ala saja hehe

Yang aku siapkan mulai dari meja kursi yang nyaman buat Alief bikin video review, pernak-pernik, hingga peralatan shooting seperti standing mic, mic meja, tripod mic, lampu RGB, Ring Light kecil, Ring Light besar, sejumlah power extention, kabel, lampu-lampu, beberapa tripod (nggak cukup 1 tripod lhooo), dan lain sebagainya sesuai yang diperlukan untuk menghasilkan suatu karya cetar badai memesona haha

Ternyata ya, kami yang masih amatiran ini aja udah harus rajin beli ini itu, kebayang mereka yang udah profesional kayak David Gadgetin, DK ID, Anjas Maradita, dll, woah...pasti lebih kece lagi perlengkapannya. Studio mereka mah ga usah ditanya, keren parah, tapi penghasilan mereka juga aduhai. Kalau Alief mah belum ada apa-apanya dibanding mereka, tapi aku yakin bila berdoa dan berusaha, nanti Alief juga bisa kayak mereka. AAMIIN!!!

Tugasku tak hanya dalam hal pengadaan peralatan, tapi jadi penulis skrip, penata peralatan, sutradara, penata busana, pengoreksi gaya, tukang pencet tombol on dan off kamera, mencatat apa-apa yang diperlukan lalu membelinya di toko online, bahkan jadi bagian keuangan yang membuat tagihan dan mengecek pembayaran masuk wkwkw. 

Begitulah. Capek? Nggak ada kata capek bagi kami yang hobinya memang  ada di sini.

Rumah Konten 😃

Peralatan Untuk Membuat Konten

Laptop, Smartphone, dan Kamera adalah perangkat paling utama untuk Alief membuat konten. Dari kamera gambar direkam, dengan laptop rekaman disimpan dan diedit, lalu diolah menjadi video yang kemudian siap diupload di channel.

Selain perangkat utama tersebut ada peralatan lainnya yang kami gunakan, di antaranya
- 2 unit ring light (kecil dan besar). Yang kecil lebih sering dipakai berhadapan dengan muka, sedangkan yang besar biasanya buat pencahayaan dari atas kepala. Aku sendiri nggak tahu tadinya kenapa harus pakai ini, tapi kata Alief buat menggantikan lampu shooting profesional yang biasanya pakai led panjang hehe. Lampu studio mahal cuy, penghasilan Alief kudu dihemat biar jadi beberapa alat lainnya.

- 2 buah lampu RGB (20 warna). Ini sebenarnya lampu taman yang bisa disetel dengan 1 warna saja sesuai kesukaan, atau 20 warna sekaligus tapi menyala bergantian. Alief suka banget dengan cahaya warna-warni yang jadi latar video, makanya dia beli lampu ini. Aku sih nggak kepikiran, dianya yang kreatif pakai lampu taman haha

- 3 buah Tripod. Sudah jelas buat pasang kamera ya, tapi yang 2 lagi fungsinya beda. 1 buat narok HP, tempat baca bahan yang akan disampaikan dalam video. Semacam screen text di studio berita gitu. Satunya lagi tripod mini buat mic yang dipakai saat cuap-cuap depan kamera.

- 2 mic. 1 standing mic yang bisa didirikan di atas meja, satunya lagi mesti pakai tripod. 

2 table phone holder stand. Alat ini belakangan menggantikan fungsi tripod yang dijadikan tempat narok HP yang dijadikan layar teks pada saat videoan.

- 3 Extention Power. Banyak yang harus dicolokin ketika shooting, dari ring light, lampu RGB, dan tentu saja kadang sambil ngecas laptop, hp, dan batre kamera cadangan. Tadinya aku pakai colokan biasa, apa adanya di rumah. Tapi sekarang sejak punya BARDI Extention Power Strip, colokan smart ini lebih ideal buat keperluan shooting karena lengkap. 

 - Tanaman artificial dan tanaman hidup. Di antara peralatan elektronik, tanaman ikut nyempil dalam video. Tentu saja sebagai pemanis yang menyegarkan. Tanaman artificialnya kecil saja, biasanya ditarok di meja, di antara produk yang direview. Kalau tanaman hidup biasanya nyempil di latar belakang. Rasanya seger aja gitu kalau ada tanaman masuk frame.

Itu saja peralatan kami saat ini. Masih jauh dari standar sebuah studio, tapi kami bersyukur dengan peralatan seadanya ini kami tetap bisa menghasilkan karya.

Dalam  proses pembuatan video ROG Phone 3

Bardi Smart Extention Power Strip

Di antara peralatan shooting Alief, power extention termasuk peralatan pokok yang paling sering digunakan saat shooting.

Sumber listrik yang menempel di dinding rumah nggak semuanya dekat dengan letak meja yang dipakai untuk membuat video review, jadi perlu tambahan power extention cable yang bisa mendekati titik shooting.

Di luar sana, ada beragam colokan kabel, tapi yang kucari adalah yang paling sesuai dengan kebutuhan shooting. Maksudku, extentionnya banyak dan canggih biar nggak bikin ribet. 

Ada nggak tuh? Ada dong, namanya Bardi Smart Extention Strip. Kalau baca nama BARDI, tentu sudah tahu ya kalau ini tuh produk smart home. 

Apa saja kelebihan BARDI Smart Extention Power Strip? sbb:

  • Bardi Smart Power Strip adalah stop kontak extension pintar yang bisa di mati nyalakan melalui aplikasi.
  • Dengan Power Extention ini, segala perangkat dengan daya listrik 220v dan 5v dapat di putus sambung arus sesuai keinginan.
  • Power Extention Bardi memiliki 4 soket eu 220v dengan max 10A tiap soket dan 3 soket usb 5v dengan 2.1A tiap soket. Lengkap dengan fitur grounding standar Eropa.
  • Power Extention Bardi sangat mudah di pasang, tinggal hubungkan ke soket EU yang paling umum di Indonesia dan istimewanya tiap soket EU 220v nya dapat di nyalamatikan secara individu di app.

BARDI Smart Extention Strip
 
Spesifikasi BARDI Extention Power Strip 
  • Warna: Putih
  • Voltase: 90V-240V 50/60Hz
  • WiFi Frekuensi: IEEE 802.11b/g/n
  • WiFi Standard: 2.4GHz 802.11 b/g/n
  • Suhu Kerja: -20-70 derajat celcius
  • Sistem Support: IOS/Android
  • Masa Pakai: 100.000 kali

Cara Menghubungkan BARDI Smart Extention Power Strip ke Smartphone
  1. Pertama siapkan Bardi Smart Power Extention Strip dan Smartphone
  2. Pastikan WiFi menyala dan sinyal bagus
  3. Install aplikasi BARDI Smart Home di smartphone bagi yang belum pernah install. Lalu registrasi. 
  4. Tambah perangkat dengan menekan ikon plus (+) di pojok kanan atas. Nanti akan keluar produk-produk Bardi. Lalu pilih "Power Extention Strip"
  5. Selanjutnya tahap pemasangan perangkat. Sesuai petunjuk, pastikan power extention sudah terhubung dengan listrik, lalu tekan tombol power 5 detik sampai lampu berkedip-kedip. 
  6. Tekan "Confirm indicator rapidly blink", lalu proses pemasangan akan berjalan, dan tunggu sampai selesai.
  7. Jika sukses akan muncul "Device added succesfully"
  8. Bardi Smart Power Extention siap digunakan dan dikendalikan dari ponsel 
Proses pemasangan perangkat hingga terhubung ke ponsel

BARDI Smart Power Extention siap dikendalikan dari ponsel, aku tinggal tekan tombol power untuk menyalakan atau mematikan keseluruhan extention. Aku juga bisa memilih extention mana saja yang mau dinyalakan/dimatikan. Fungsi pengaturan ini bisa dilakukan di HP dari mana saja aku berada bahkan saat jauh dari rumah.

 
Teknologi Smart Home Bikin Hidup di Rumah Lebih Mudah dan Nyaman

Sebagai generasi yang lahir di tahun 70-an aku bersyukur bisa mengecap manisnya kemajuan teknologi yang membuat hidup semakin mudah dan nyaman. Dari perangkat komunikasi hingga perangkat rumah tangga, manusia zaman now begitu dimanjakan.

Apabila 40-an tahun yang lalu semua masih serba manual, kini di zaman milenial semua serba digital. Kontrol rumah pun kini hanya dari smartphone di genggaman. 

Betapa rumah telah menjadi pintar sejak sejumlah perangkat dicipta dengan sensor dan fitur yang terhubung dengan Internet of Things (IoT) yang dapat dimonitor, dikendalikan, dan diakses dari jauh. 

Sampai tulisan ini dibuat, ada 6 produk BARDI Smart Home yang aku gunakan di rumahku, 2 di antaranya adalah IP Camera indoor dan IP Camera outdoor. Keduanya telah aku ulas di blog, bisa baca di sini : Kontrol Rumah dari Jauh Pakai Smartphone dengan BARDI Smart IP Static Camera.

Setelah ini aku akan menceritakan pengalamanku menggunakan Smart IR Remote, Smart Plug, dan Smart Light Bulb. 
Teknologi Smart Home bikin hidup di rumah lebih mudah dan nyaman


Tonton Video Terbaru ROG Phone 3 di Youtube Onedox

Total 5 hari video ROG Phone 3 dibuat sejak Senin (14/12) hingga Jumat (hari ini 18/12). Dari shooting, voice, editing, hingga upload yang mungkin baru akan dilakukan pada Sabtu besok (19/12).

Meskipun video kelar dibuat, namun peralatan tidak akan dipindahkan karena video berikutnya sudah menanti untuk dibuat. Di rumah kami tidak ada anak kecil, semua sudah besar, jadi peralatan akan aman di tempatnya. 

Bagiku dan Alief, melakukan hobi adalah kepuasan, apalagi menghasilkan karya bermanfaat, rasanya bahagia. Soal nanti menghasilkan, itu adalah bonus. Yang penting tekuni saja pada apa yang disukai, biarlah karya itu akan menemukan sendiri rejekinya.

Jika sudah tiba rejekinya, bukan tak mungkin nanti bisa beli tempat yang cocok, unit apartemen misalnya, lalu dijadikan studio pribadi. Maka itu aku bilang ke Alief, berapapun penghasilan yang didapat jangan lupa ditabung dan disedekahkan, keduanya sama-sama menjadi jalan untuk mendapat rejeki yang lebih banyak, jika bukan dalam bentuk materi, bisa dalam bentuk amal untuk dibuka di akhirat nanti.

Mau lihat video Alief? Tonton di channel ONEDOX. Jangan lupa Subscribe ya 💚



Kontrol Rumah dari Jauh Pakai Smartphone dengan BARDI Smart IP Static Camera

Hal yang terjadi ketika saya bepergian keluar rumah, baik sebentar maupun agak lama, adalah terhentinya pengawasan secara langsung terhadap anak-anak. Nah, sejak pakai BARDI Smart Indoor IP Static Camera, saya bisa memantau rumah secara live 24 jam hanya dari smartphone. Wow! Secanggih apa kameranya? Berikut ulasannya.

Bardi Smart Home
BARDI Smart IP Static Camera

Cerita Tentang Kamera CCTV di Rumah Kakek, Selamat dari Aksi Perampokan

Sebelum membahas Smart Camera yang saya maksud, saya mau cerita dulu tentang kamera CCTV keluaran tahun 90an di rumah kakek saya.

Jadi gini, saya punya kakek dari bapak yang telah tinggal di Jakarta sejak tahun 1950an. Kakek adalah seorang mantan polisi dengan jabatan terakhir sebagai Kapolda Jambi. Beliau sudah almarhum. Saya pernah tinggal lama di rumahnya yang besar di Ciputat. 

Sebelum menjadi pejabat di kepolisian, kakek sudah memiliki rumah besar dengan lahan luas yang di dalamnya terdapat kolam renang ukuran olympic, lapangan mini golf, taman bunga dan buah, kolam ikan, hingga garasi berkapasitas hingga 10 mobil. Saya menempati 1 dari 10 kamar yang ada di rumah kakek, tepatnya di lantai atas yang menghadap ke gerbang utama yang berhadapan langsung dengan Asrama Putra IAIN Syarif Hidayatullah. 

Untuk menjaga keamanan rumah, ada tim keamanan yang berjaga (kadang ada anggota polisi), seekor anjing herder (peliharaan kakek), dan dibantu beberapa pria dewasa pengurus taman, kolam, dan lainnya. Dan yang pasti, ada CCTV terpasang di beberapa tempat di rumah, baik di luar maupun di dalam.

Pengalaman terburuk yang pernah terjadi ketika saya tinggal di rumah kakek adalah saat kedatangan kawanan rampok pada suatu malam. Saya lupa kapan tepatnya terjadi, yang pasti tahun 90an. Saat itu, kakek dan nenek sedang pergi keluar kota, hanya kami para anak dan cucu yang ada di rumah. 

Video di CCTV yang kemudian menyelamatkan kami dari aksi perampokan. Berkat penjaga yang awas, para maling bersenjata yang hendak masuk dengan memanjat pagar berhasil dihalau oleh petugas yang berjaga dengan peringatan yang disampaikan lewat pengeras suara, dibantu suara tembakan pistol, serta anjing herder yang menggonggong kencang. Suara ribut tersebut, membuat para perampok lari dan tak pernah kembali lagi.


Kamera Pengawas Untuk Keamanan Rumah

Kejadian lebih dari 25 tahun yang lalu di rumah kakek, masih membekas dalam ingatan saya hingga saat ini. Berkat mata penjaga yang awas menatap video CCTV, kedatangan penjahat cepat diketahui dan rumah selamat dari aksi perampokan. 

Andai penjaga meleng sesaat saja, atau tertidur, ulah perampok yang terekam dalam video mungkin akan terlewatkan. Sejak kejadian itu, beberapa tetangga kakek yang rumahnya juga memang "mengundang maling" jadi sibuk memperketat penjagaan. Alhamdulillah sejak itu tidak ada lagi kejadian serupa.

Kamera pengawas sudah lumrah digunakan di gedung-gedung modern, bahkan di rumah-rumah. Di lingkungan tempat saya tinggal saat ini pun, kamera pengawas terpasang di banyak tempat. Mulai dari boom gate, masjid, musala, hingga beberapa titik strategis dalam perumahan. Semua demi keamanan, meskipun personil security sudah lusinan.

Di rumah-rumah, kamera pengawas memiliki banyak fungsi penting. Pernah lihat berita kriminal di TV tentang ART yang menempeleng anak majikannya hingga pingsan? Bahkan ada balita terbunuh oleh baby sitternya. Kejadian seperti inilah yang kemudian membuat para orang tua "memata-matai" ART atau babby sitter anaknya di rumah 😟

Berikut adalah manfaat dari kamera pengawas di rumah, di antaranya:

  • Sebagai pengawas keamanan selama 24 jam
  • Cara murah menjaga aset pribadi
  • Membantu mengungkap pelaku kejahatan
  • Mencegah terjadinya tindak kejahatan (pencuri dan perampok)
  • Memantau rumah dari jarak jauh
  • Membantu mengawasi si kecil saat tidak berada di rumah
  • Mencegah masuknya orang ke tempat parkir kendaraan/garasi (vandalisme pada kendaraan bermotor)
  • Mencegah adanya kejahilan di area luar rumah (corat-coret tembok/ pagar)
  • Mencegah penguntitan
  • Antisipasi timbulnya masalah akibat ulah tetangga (sampah, penanaman pohon)


Kamera Pemantau di Rumah Pribadi  

Perlukah saya pasang kamera pengawas di rumah? Untuk alasan apa saya menggunakannya? Mewaspadai kejahatan? Atau sekadar mengawasi anak-anak?

Saya bukan ibu pekerja yang setiap hari pergi ke kantor meninggalkan rumah. Saya juga sudah tidak punya anak kecil yang harus selalu diawasi selama 24 jam. Sulung saya Alief, kini kelas 12, dan adiknya Aisyah kelas 7. Mereka sudah besar dan mandiri. 

Namun, karena memiliki hobi yang kadang membuat saya bepergian, penting untuk tetap bisa melakukan pengawasan terhadap rumah, utamanya pada dua remaja saya.

Ya, sejak menekuni hobi menulis periode 2008 hingga sekarang, dunia traveling dan fotografi adalah kegiatan menyenangkan yang membuat saya melakukan sejumlah perjalanan ke beberapa tempat di Tanah Air. Baik untuk perjalanan pribadi dengan biaya sendiri, maupun dibayar dalam rangka mendukung promosi usaha/bisnis suatu perusahaan dan institusi.

Pergi untuk waktu yang sebentar atau lama, saya ingin setiap saat tetap bisa melihat apa yang terjadi pada anak-anak di rumah. Bagaimana salat dan makannya apakah tepat waktu, dan apakah belajar sesuai pada waktunya? Apakah akur ketika ditinggal, dan apakah mereka bekerja sama merapikan rumah, dan lain sebagainya. 

Ketika traveling, suami dan ibu adalah kamera pengawas hidup bagi saya, mereka bisa melaporkan pandangan mata kepada saya lewat video call atau pun cerita melalui sambungan telpon. Tetapi, hal tersebut tentu tidak bisa dilakukan secara real time 24 jam. Apalagi suami kan bekerja, dia sibuk di kantor. Ibu juga biasanya sibuk memasak dan melakukan kegiatan yang disukainya. 

Karena itu saya butuh alat yang bisa memantau situasi di rumah dengan cara yang lebih mudah dan cepat.


IP Camera bukan CCTV, Beda fitur dan cara kerja  

Kemajuan zaman dan teknologi digital telah menghadirkan berbagai produk kamera pengawas canggih yang lebih praktis dan cepat. Teknologi kamera pengawas di rumah kakek saya dulu, tentu berbeda dengan kamera keluaran terkini. Apabila dulu jenis kamera pengawas yang digunakan adalah CCTV, di era digital sudah pakai IP Camera.

Apa beda kamera CCTV dan IP Camera? Perbedaannya ada pada fitur dan cara kerja.

Kamera CCTV

  • Pada kamera CCTV, kamera untuk merekam gambar masih analog dan untuk mentransmisi gambar ke receiver masih mengandalkan sinyal analog 
  • Secara biaya, CCTV analog memang lebih murah daripada IP camera. Digit DVR juga lebih mudah dipasang dan bandwidth yang dibutuhkan juga lebih rendah. Sebab, transmisi video dilakukan menggunakan DVR dan kabel coaxial, bukan LAN
  • Kamera analog menggunakan banyak kabel. Semakin banyak kamera yang dipasang, semakin banyak kabel yang digunakan
  • Resolusi gambar rendah sehingga detail video buram. Jika terjadi aksi kejahatan, agak sulit untuk diidentifikasi
  • Rekaman video hanya bisa ditonton dari monitor di rumah
  • Sudut pandang kamera terbatas, perlu lebih banyak kamera untuk menjangkau lebih luas
  • Video dari kamera analog tidak bisa dienkripsi, rentan disadap pihak lain

IP Camera
  • Mengandalkan internet untuk mengirim gambar
  • Tidak perlu DVR, tapi mengandalkan switch yang disambungkan ke NVR. Di NVR terdapat program software yang merekam video, mengubahnya menjadi format digital, lalu menyimpannya ke dalam perangkat penyimpanan, seperti hard disk.
  • Bisa diakses ke perangkat yang tersambung ke internet seperti smartphone dan laptop. Pengawasan rumah bisa dilakukan dari mana saja bahkan saat jauh dari rumah.
  • Resolusi video lebih tinggi mencapai full HD bahkan 4K. Video lebih jernih, detail gambar lebih baik, dan berwarna
  • Bidang pandang lebih luas jadi hemat kamera
  • Lebih ringkas tidak perlu banyak kabel
  • Rekaman video dilindungi oleh enkripsi sehingga lebih aman dari intipan pihak lain
 
Dari perbedaan tersebut, pastinya IP Camera dengan teknologi kekinian memiliki keunggulan. Sebagai pengguna, kita tinggal pilih produk dari brand mana yang kita percayai. Untuk produk smart home, saya pribadi saat ini menggunakan produk-produk dari BARDI.

BARDI adalah salah satu brand yang menghadirkan produk-produk eletronik canggih berteknologi terkini sebagai solusi pintar untuk rumah tangga. IP Camera adalah salah satunya.

Nah, saat ini produk IP Camera BARDI yang saya gunakan adalah Smart Indoor Static IP Camera dan Smart Outdoor Static IP Camera. 

Sesuai namanya Smart Indoor Static IP Camera digunakan untuk di dalam ruangan, dan Smart Outdoor Static IP Camera untuk dipasang di luar, misalnya teras rumah.

BARDI Smart Indoor Static IP Camera

Kamera Pintar Penyalur Video dan Suara

Smart IP Camera adalah kamera pintar yang dapat menyalurkan video berikut suara kepada smartphone dan suara dari smartphone. 

Jadi, di sini kita bukan cuma bisa melihat situasi di tempat yang terjangkau oleh kamera, tetapi juga bisa mengirimkan suara dan mendengarkan suara. 

Ya, ibarat video call-an di WhatsApp, kita bisa melihat lawan bicara beserta situasi di tempat ia berada saat itu. Bedanya, orang yang kita lihat dari IP Camera tidak bisa melihat kita. Dia bisa mendengar suara kita saat speaker kita aktifkan. Dan kita baru bisa mendengar suara orang di kamera hanya jika speaker di non aktifkan. Ribet nggak sih menekan tombol speaker? Nggak lah.

Sebelum membahas langkah-langkah mengaktifkan kamera dan memasang kamera ke dalam aplikasi Bardi Smart Home, saya akan cerita dulu tentang fungsi penyalur suara pada kamera.

Fungsi penyalur suara, saya pakai buat memanggil dan menegur anak

Video dan suara akan tersalur jika kamera sudah terpasang di rumah, aplikasi Bardi Smart Home sudah terpasang di smartphone, dan proses pairing sudah berhasil. Selanjutnya, tinggal gunakan sesuai keperluan.

Keperluan saya apa? Ada dong. Yang jelas untuk memantau situasi di rumah. Saya akan ceritakan beberapa saja. Mari simak.

Minggu lalu saya pergi ke ITC BSD bersama suami. Ada barang yang mau saya beli untuk Aisyah, tapi karena butuh konfirmasi mengenai pilihan warna, saya hubungi dia untuk meminta pendapatnya. Saya telp Aisyah via WA dan handphone, tak diangkat. Saya kirim pesan teks tak dibaca. Sedang apa Aisyah?

Lalu, saya intip dari kamera yang ada di aplikasi BARDI Smart Home, tampak Aisyah sedang duduk di sofa sambil pegang hp. Entah apa yang sedang dilakukannya. Mungkin sedang bermain game atau mungkin sedang menggambar di aplikasi. 

Lantas, saya tekan tombol speaker di aplikasi Bardi Smart Home, dan bicara: "Aisyah, mama ada kirim WA, tolong dibaca. Urgent." 

Saya lihat dia menoleh ke kamera, seperti kaget. Tangannya bergegas membuka HP. Tak lama, WA saya dibalas. Urusan konfirmasi selesai.

Ternyata dengan mengirim suara via smart camera, membantu saya mempercepat panggilan kepada  Aisyah. Ini sih kalau Aisyah sedang berada dalam jangkauan kamera lho ya. Kalau jauh dari kamera, ya nggak langsung kedengaran 😂 Dan, ini pun saya lakukan karena dia sulit dihubungi. 

Di lain waktu, saya gunakan untuk mengingatkan Alief salat. Biasanya jika adzan di masjid sudah berkumandang, Alief bersiap-siap untuk salat ke masjid. 

Hari itu, saya sedang di Giant BSD, pas banget terdengar adzan dari masjid Giant. Lalu saya sengaja mengintip aplikasi kamera Smart Home. Tampak Alief sedang santai di sofa. Saya tekan tombol speaker, dan bertanya: "Alief belum siap-siap ke masjid?". 

Dari video saya lihat Alief langsung memandang ke kamera sambil nyengir, lalu pergi ke kamarnya. Tak lama saya lihat dia melintas menuju pintu keluar, sudah memakai baju salat sambil memegang sajadah dan memakai masker.

Nah, itulah contoh sederhana penggunaan fungsi kamera sebagai penyalur suara dari BARDI Smart Static IP Camera yang saya pakai. Bukan cuma penyalur video tapi juga suara. Dulu dengan CCTV model lama, teknologinya belum seperti ini. Cuma bisa lihat video, tanpa bisa menyalurkan suara.

Dari segi keamanan, misalnya terjadi sesuatu yang tak diinginkan, katakanlah ada pencuri masuk rumah, kita bisa coba peringatkan dengan suara. Bisa saja si pencuri kaget, merasa terpegok ya kan, lalu kabur he he. Tapi naudzbillah ya, jangan sampai ada orang jahat ganggu kita di rumah.

Aplikasi BARDI Smart Home sudah tersedia di Google Playstore, dapat didownload di HP Android dan IOS

Kenapa nggak pantau pakai HP saja?

Ah iya, saya pun mau bertanya begitu awalnya. Tapi kemudian saya berpikir begini; kamera ini dicipta bukan buat menyamakan fungsi HP, justru membuatnya berbeda.

Misal saya mau lihat situasi Alief secara real time, bisa saja dengan video call supaya bisa lihat mukanya, berbicara, dan minta dia keliling dalam rumah, maka saya bisa liat situasi dalam rumah.

Tapi, setiap kali saya ingin begitu, maka saya harus melakukan panggilan dulu, dan itu bikin anak yang mungkin saja sedang tidur, makan, istirahat, belajar, mandi, jadi terganggu. Masa tiap butuh melihat mereka mesti video call dulu, 24 jam pula, emang bisa? Bukannya merasa aman, yang ada anak-anak jadi nggak nyaman.

Kalau pakai smart camera, kita tidak perlu melakukan panggilan ke siapa pun, biar kamera bekerja sendiri menampilkan video sepanjang waktu, asalkan tetap tersambung dengan listrik dan wifi. Kalau ada perlu mengatakan sesuatu, tinggal tekan tombol speaker.



Letak Pemasangan Kamera

Dinamakan Smart Indoor Static IP Camera karena peruntukannya di dalam rumah. Kalau misal di luar semacam teras semi indoor, bisa juga nggak? Bisa saja sih. Tapi buat outdoor atau semi indoor ada kamera tersendiri. Saya pikir, lebih baik digunakan sesuai peruntukannya. Karena material buat outdoor tentu berbeda buat indoor, lebih kuat terhadap cuaca seperti hujan dan panas. 

Smart Indoor Static IP Camera saya pasang di tempat strategis seperti ruang yang biasa dipakai buat kumpul keluarga. Rumah saya kecil sih ya, nggak banyak ruangan. Anak-anak punya kamar masing-masing. Ruang makan, dapur, dan ruang keluarga yang merangkap ruang tamu. Nah, di ruang keluarga itu yang saya pasangi kamera.

Letak pasangnya pun saya pilih yang bisa menjangkau semua tempat yang biasa dilalui. Misal, bisa mengenai pintu masuk rumah, pintu kamar anak, dan jalan menuju tangga ke atas maupun ruang makan dan dapur. Jadi, satu posisi bisa lihat dari beberapa sudut.

Sayangnya, kameranya kan belum 360 derajat, jadi memang belum begitu luas jangkauan videonya. Idealnya ya punya lebih dari satu kamera. Misalnya, tiap ruang satu kamera gitu. Ya dah, nanti abis dapat job banyak, saya beli beberapa hehe

Kamar anak perlu nggak sih dipasangi kamera? Kalau menurut saya pribadi tidak perlu. Kamar adalah area private. Di situ anak tidur, ganti baju, dan lainnya. Tidak pantas melihat hal-hal yang mengganggu privasi mereka.

Jadi, biarlah kamera itu berada di ruang terbuka seperti ruang tamu, ruang keluarga, ruang makan, dapur, dan area non private lainnya. Kita juga harus harga privasi anak, meskipun mereka anak sendiri, ye kan!

BARDI Smart Outdoor Static IP Camera

Bongkar Isi Dus Pembelian BARDI Smart Static IP Camera

Di dalam dus BARDI Smart Indoor Static IP Camera terdapat:
  • 1 unit IP Camera dengan port Micro USB
  • 1 buah kabel USB
  • 1 buah Adapter Charger dengan port USB Type A. 
  • Buku petunjuk

Kameranya berwarna putih dengan lensa bulat berwana hitam. Jika diletakkan di telapak tangan, panjang kamera ini tak melebih telapak tangan saya.

Di dalam dus BARDI Smart Outdoor Static IP Camera terdapat:
  • 1 unit IP Camera
  • 1 buah Adapter Charger
  • Paket Sekrup
  • Buku petunjuk

Body kamera lebih besar dari kamera indoor, berbentuk mirip tabung, berwarna hitam, dan ada antenanya.



Spesifikasi IP Camera BARDI Smart Indoor Static IP Camera

Model: IDR-IPC-STC

Warna Putih

WiFi: IEEE 802.11 b/g/n 2.4 Ghz

System Support: IOS & Android OS

Pada body camera terdapat: Microphone, Slot Kartu SD, Tombol Reset, Lampu Status, dan Speaker

Features: 
  • Flip Video untuk di meja dan plafon
  • Deteksi gerakan dan notifikasi di app
  • Rekam dengan SD Card yang termasuk
  • Otomatis mode malam bila gelap

Spesifikasi IP Camera Bardi Smart Outdoor Static IP Camera

Pada body camera terdapat: Microphone, slot kartu SD, tombol reset, lampu status, dan speaker.

Daya: DC12+/-10%

Lampu status:
  • Lampu merah menyala: jaringan kamera tidak normal
  • Lampu merah berkedip: menunggu koneksi Wi-Fi (berkedip lebih cepat)
  • Lampu biru menyala: kamera berjalan dengan benar
  • Lampu biru berkedip: sedang terhubung (berkedip lebih cepat)Microphone: Mengambil suara untuk video

Slot kartu SD: Mendukung penyimpanan kartu SD Lokal (Max. 128 GB)

Reset: Tombol ini dapat ditekan dan tahan selama 5 detik untuk mengatur ulang kamera. Jika kita telah mengubah pengaturan, itu akan kembali ke pengaturan default pabrik.

Pemasangan Kamera

Untuk kamera outdoor saya pasang di garasi. Awalnya akan saya pasang di dinding luar paling depan, di garasi. Tetapi pas saya cek, gambar orang yang berdiri di depan pagar agak kurang jelas. Setelah kamera saya pindah lebih ke depan (saya pasang di kerangka atap garasi), orang yang berada di luar pagar, baik sekedar lewat saja, atau datang ke pagar (misal kurir pengantar paket), mukanya terlihat sangat jelas.

Kamera outdoor saya pasang dengan sekrup yang sudah termasuk dalam paket pembelian. Untuk sumber listrik, saya tidak perlu lagi menarik kabel karena di garasi memang sudah tersedia terminal listrik. Saya tinggal colok dan kamera langsung menyala. 

Untuk kamera Indoor saya pasang di ruang keluarga yang biasa kami jadikan tempat kumpul sambil nonton dan menikmati cemilan. Di ruang ini kadang jadi tempat anak-anak belajar. Meski di kamar masing-masing sudah ada meja belajar, tapi anak-anak lebih sering duduk di ruang keluarga.

Kamera tidak dipasang tergantung seperti kamera outdoor melainkan saya tegakkan saja di atas rak. Letaknya saya pilih yang paling ideal supaya bisa menangkap gambar dari banyak sisi. Jadi, kamera bisa merekam area sofa tempat biasa duduk, pintu utama masuk rumah, pintu menuju dapur dan kamar, dan area tangga buat naik turun ke lantai 2. 

Manual book smart outdoor static IP Camera

Menghubungkan Kamera ke Smartphone

BARDI Smart Home tersedia untuk IOS dan Android. Untuk melihat video, saya mesti unduh aplikasinya terlebih dahulu di Google Playstore, baru melakukan pemasangan. Bisa juga dengan cara memindai QR-Code untuk mengunduh aplikasi. QR-Code ini ada pada manual book, tinggal scan saja dengan kamera HP.

Menyiapkan Router

Router pada Outdoor IP Camera mendukung 2.4GHz Wi-Fi (tidak mendukung 5GHz) dan terhubung ke jaringan Wi-Fi. Di sini kita mesti atur parameter router sebelum menghubngkan jaringan Wi-Fi dan catat SSID dan kata sandi Wi-Fi.

Proses Registrasi

Langkah pertama: Setelah terkoneksi dengan Wi-Fi, buka aplikasi Bardi Smart Home, Klik "Daftar". 

Langkah kedua: Masukkan nomor ponsel atau alamat email yang sah dan valid, lalu klik "Lanjutkan". Masukan kode verifikasi, lalu login aplikasi.

Konfigurasi Penambahan Alat

Setelah proses registrasi, selanjutnya dilanjutkan dengan mengklik tombol (+) yang terletak di pojok kanan atas (lihat gambar di bawah). Bisa juga dengan memilih "Penambahan secara manual" atau "Scan secara otomatis".

Di interface "Tambahkan Perangkat" ini, klik "Langkah Berikutnya" dan kemudian harus memasukkan kata sandi Wi-Fi.

Sebagai catatan: Kamera hanya mendukung jaringan wi-Fi  2.4 GHz. Jumlah bit dalam ssid dan kata sandi router tidak boleh melebihi 24 digit.

Langkah selanjutnya adalah memindai QR Code di ponsel dengan kamera. Caranya dengan menghadapkan QR-Code di HP ke depan kamera. Pada saat memindai, sebaiknya kamera dalam keadaan stabil, sedangkan ponsel sambil digerakkan maju dan mundur antara 15 sampai 20 cm dari kamera. Ketika kamera terdengar suara dong dong dong dong, tinggal tekan tombol "I Heard a Prompt". Proses ini berlangsung kurang lebih 30 detik. Jika belum terdengar juga, ulangi dari awal.

Saat menghubungkan, pastikan router, ponsel, dan kamera berdekatan. Jika kamera berhasil ditambahkan, di ponsel muncul nama kamera yang ditambahkan. Tinggal klik nama kamera tersebut, kalau mau diganti namanya ada di pengaturan, bisa diganti misal "Kamera Ruang Tamu". 


1) Menambahkan kamera 2) Menambahkan secara manual, tinggal pilih produk kamera yang dipakai 3) Proses penambahan kamera 4) 2 unit kamera yang sudah terpasang di aplikasi saya

Menambahkan perangkat ke aplikasi dengan cara memindai QR-Code. Jika berhasil dipindai, akan terdengar bunyi dong dong dong dong, langsung tekan "I Heard a Prompt" (QR Code sengaja saya coret).

Dua unit IP Camera berhasil terpasang di aplikasi, siap untuk digunakan

Pengaturan Fungsi Kamera

Video Clip: Untuk mengubah aliran video ke atas atau ke bawah untuk fleksibilitas maksimum.

Deteksi Gerakan: Sensor gerak bawaan mendeteksi gerakan dan kamera akan mengirimi push notification dan peringatan aplikasi.

Merekam: Mendukung perekaman 24 jam terus menerus dengan penyimpanan SD berkapasitas tinggi.

Siang dan Malam: Tidak ada momen yang terlewatkan oleh kamera, bahkan dalam kegelepan total, dengan teknologi penglihatan malam yang kuat, kamera tetap merekam gambar.

Smart Indoor IP Camera. Di dalam aplikasi ada 6 fitur pengaturan yang bisa kita gunakan sesuai kebutuhan: Screnshoot, Speaker, Record, Playback, Cloud Storage, dan Alarm.

Notifikasi fungsi deteksi gerakan dan suara pada Smart Outdoor Static IP Camera yang muncul di aplikasi di smartphone saya. Notifikasi ini bisa saya mute dan unmute. Pada mode unmute, maka saya akan mendapatkan peringatan berupa suara jika ada gerakan/suara, akan sangat berguna bila ada yang mencurigakan, sehingga bisa langsung dipantau.

Berbagi Video dengan Keluarga

Video dari BARDI IP Camera bisa dibagi ke beberapa akun anggota keluarga. Begini caranya:
  •  Masuk ke menu "Saya", klik "Home Management". 
  • Jika masih baru klik "create a home". Nanti isi "Home Name" dan "Home Location".
  • Selanjutnya check list (centang) ruangan yang akan jadi tempat kamera dipasang. Dalam daftar ada living room, master bedroom, second bedroom, dining room, kitchen, dan studi room. Kita bisa juga menambahkan room dengan cara meng-klik "add room".
  • Jika nama rumah sudah dibuat, nanti muncul di "Home Management". Selanjutnya tinggal klik dan aplikasi akan menampilkan rincian nama rumah misal "Rumah Katerina", room management misal "2 rooms" sesuai jumlah kamera yang terpasang, home location misal "BSD", serta "home member" yang berisi nama dan akun email anggota keluarga yang kita tambahkan. Di sini ada saya, suami, dan anak lanang. Jika ingin menambahkan anggota keluarga lagi misalnya Aisyah, saya tinggal klik "add member."
Dengan berbagi video begini, kami bisa sama-sama memantau rumah. Jadi, kalau misal salah satu mengalami kendala akses karena terputusnya jaringan internet atau HP mati karena kehabisa baterai, video dari kamera pengawas masih bisa dilihat dari HP anggota keluarga lainnya.

Video hanya bisa dilihat oleh keluarga yang telah ditambahkan ke dalam daftar anggota. Jadi, tidak mudah diintip oleh pihak lain karena proses masuk ada dalam kendali owner dan administrator.
Pengaturan berbagi video dengan menambahkan daftar anggota keluarga 


Pantau rumah dari mana saja lewat Smartphone

Memasang kamera pengawas adalah cara saya dalam meningkatkan rasa aman di hunian, baik saat sedang di rumah bersama keluarga, maupun saat sedang bepergian meninggalkan rumah dan keluarga.

Dengan BARDI IP Camera, saya bisa mengawasi rumah dari jauh hanya lewat smartphone yang saya pakai, selama 24 jam nonstop.

Punya HP canggih, internet kencang, listrik yang amat sangat jarang padam, membuat IP camera bisa terus menerus bekerja melakukan tugasnya sehingga video bisa dilihat kapan saja secara real time. 

Tidak perlu khawatir dengan kendala akses. Karena internet kini bisa diakses dari mana saja sehingga saya tetap bisa memantau situasi di rumah dengan mudah kapan saja.

IP Camera adalah mata saya ketika jauh dari rumah. Rasa aman dan tenang meningkat berkat camera ini. 

Tentunya, berdoa kepada Allah SWT adalah paling utama dalam memohon perlindungan dan keamanan untuk keluarga.

Harga dan Ketersediaan

Smart Outdoor Static IP Camera dan Smart Indoor Static IP Camera tersedia di sejumlah marketplace di antaranya JD.ID, Tokopedia, Blibli, Shopee, Bukalapak, dan Lazada. 

Harga resmi yang tercantum di website www.bardi.co.id adalah Rp 330,000 untuk IP Camera Indoor, dan Rp 500,000 untuk IP Camera Outdoor.

Silakan kunjungi website Bardi untuk informasi lebih lengkap mengenai produk Smart Home dari Bardi.




Bikin Rumah Serba Smart, Kontrol Semua dari HP

Teknologi smart home membuat penggunaan jadi serba mudah dan canggih, keamanan sebuah properti lebih terjamin, karena terhubung dengan internet. Keamanan dapat kita amati secara real-time. Ketika ingin memantau rumah ketika sedang berada di luar maka dapat menggunakan smartphone untuk memantau melalui IP Camera yang sudah dipasang di beberapa sudut ruangan yang sudah terkoneksi internet. 

Selain IP Camera, BARDI Smart Home juga memiliki produk smart lainnya yang dikelompokkan menjadi:
  • Smart Lights: Smart Bulb 9W RGBWW, Smart Bulb 12W RGBWW, Wake Up Light
  • Smart Security: Static IP Camera IDR-IPC-STC, IP Camera IDR-IPC-PTZ, IP Camera ODR-IPC-STC, Door Lock, Door Sensor, Siren Alarm.
  • Pet Series
  • Remote series
  • dan produk-produk smart lainnya seperti adaptor, portable plug, socket, breaker, lightwall switch, extention power, robot vacum camera, dan lainnya silakan cek di website Bardi www.bardi.co.id


Untuk informasi lebih lanjut silakan kunjungi website : www.bardi.co.id

PT. Bardi Solusi Otomasi
Jl. Tanjung Duren Timur 6 No.2A
Tj. Duren Selatan, Grogol Pertamburan
Kota Jakarta Barat 11470
Tech Support : 0817 66666 82
Claim Warranty : 08111 7979 11
Project Spec : 0817 66666 52