Tampilkan postingan dengan label drama korea. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label drama korea. Tampilkan semua postingan

Di "True Beauty", Kecantikan Sejati itu adalah Seojun

 

TRUE BEAUTY - [Gambar dari IG @hanseojunlove "Who is the right person at the wrong time?)


Sebelum baca lebih lanjut, aku kasih tahu dulu ya:
❌ Hati-hati mengandung spoiler, bahaya buat yang menolak bahasan drama yang lupa pasang pagar ❌ Aku bukan tukang review drakor, jadi jangan marah kalau ulasan ini dibuat sembarangan tanpa aturan 🤣❌ Semua yang aku tulis adalah menurut pendapat pribadiku. Dilarang baper kalau kita beda aliran, eh, beda team 😂

•••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••••

TRUE BEAUTY 2 episode terakhir.

Aura badboy Seojun (diperankan oleh Hwang In-yeop) boleh kental tapi sifat baik yang dia punya jempolan. Liar tapi terkendali. Slenge'an tapi baik hati.

Selain sayang dan bertanggung jawab banget sama ibu dan adiknya, dia juga nggak jahat dan licik meski punya perasaan menggebu sama pacarnya Suho (diperankan oleh Cha Eunwo). Misalnya, jadi ingin mencelakai. Bukan Seojun banget. 

Nyatain suka ke Jukyung (diperankan oleh Mun Ka Young) aja baru 2 tahun kemudian, saat si cewek udah diputusin. 

Seojun pernah minta ijin dulu ke Suho buat nyatain perasaannya ke Jukyung, eh diijinkan lho oleh Suho, tapi ama Seojun gak dinyatakan secara terang-terangan ke Jukyung, hanya membuat perumpamaan tapi ga dipahami karena ketidakpekaan si cewek yang menurut aku kok sering telmi yah! 😆

"Let your face do all the work. Anything you do will look cool." (Eps. 15)

Seojun punya bahasa tubuh yang amat memesona. Bahkan, cukup wajahnya yang bekerja, segalanya bisa terungkapkan lewat tatapan matanya yang sudah sangat berbicara. Atau,  dengan sedikit gerak-gerik saja dijamin nafas akan terhenti sesaat. Tembakan cinta darinya dijamin dahsyat merontokkan jantung ❤️ 😆🤣

Cari cowok jangan liat tampang aja gaes, liat dompetnya juga wkwk. 

Seojun itu hangat dan manis, juga seksi!

Ada bed scene Suho dan Jukyung di Eps.16. Tapi sedikit pun aku ga degdegan haha. Beda banget ama Seojun, sekedar adegan duduk makan berdua dipisah meja tapi bisa degdegan liat cara dia menatap Jukyung saat mengungkapkan perasaannya. 

Atau saat Seojun hendak mencium Jukyung yang sedang dalam pengaruh alkohol (tapi ga jadi dicium), dada rasanya mau meledak! Wkwk Bukan momen ciumannya ya. Tapi cara dia mendekati, ngomong, menatap, menyentuh, itu profesional banget gaes!! 

Sepertinya, Eun Woo harus banyak belajar sama Inyeop dalam hal ini yaaah! Upss 🤭

Hangat dan manis, dengan bahasa tubuh yang laki-laki banget. Aduhai memikat! haha

Tentang Bahasa Tubuh

Nggak semua pria punya bahasa tubuh yang memikat. Selain emang ada yang udah dari sananya, termasuk yang punya semacam sex appeal gitu, juga butuh latihan, keahlian, dan jam terbang. 

Kalau di drama sih ada pada keahlian akting, sutradara yang ngarahin, aktor yang melaksanakan. Sukses atau gaknya adegan balik lagi ke si aktor ya. Ada yang keliatan kalau dia tuh bener-bener menjiwai, ada yang kosong dan gak memancarkan aura apa-apa dari apa yang dia mainkan.

Oh ya tapi tergantung orang yang lihat juga kali ya. Bagi yang ngefans sama Eunwo mungkin bakal bikin degdegan, tapi buat aku Inyeop lebih menggetarkan, dan lebih hot haha. 

Liat deh momen Seojun dan Jukyung foto bareng jadi model, lupa di episode berapa, mereka dekatan. Pas scene Seojun merapat ke Jukyung, menatap, memeluk, dan mendekatkan wajah, natural dan indah banget. Scene yang menurut aku sukses bikin penonton juga merasakan debaran jantung jadi gak karuan ❤️

Adegan itu berulangkali terjadi di Suho sama Jukyung, tapi aku sama sekali ga ngerasain ada sesuatu yang mendebarkan. Bukan aku gak suka Eunwo lho, malah sebelum tahu Inyeop, aku udah duluan suka Eunwo.

Yes, aku belum pernah lihat Inyeop sebelum ini, kalau Eunwoo aku udah pernah nonton dia di Rookie Historian dan My ID is Gangnam Beauty. Kesanku sama, aktingnya datar, aku gak selalu dapat ekspresi yang kuinginkan saat dia melakukan suatu adegan.

Makanya, aku jadi bisa membandingkan keduanya saat jadi Seojun dan Suho di drama ini.

Kukira di True Beauty aku bakal liat Eunwo lain dari sebelumnya, ternyata sama. Memang sih di drama ceritanya dia itu berkarakter dingin dan pendiam. Selain karena menyimpan banyak persoalan dengan bapaknya, ditinggal mati ibunya, nggak punya teman, dan juga memiliki penyesalan terhadap kematian sahabatnya. Tapi kan, dingin bukan berarti setiap adegan ekspresinya sama.

Saat dia nyatain suka ke Jukyung juga ga berasa ada sesuatu yang bikin aku sebagai penonton jadi berdebar. Bukan romantis atau puitisnya yang gagal, tapi bahasa tubuhnya ga menyertai. Itu aja.

Untuk ngeliatin senyum In-yeop ini, aku harus mundurin usia hingga 20 tahun ke belakang 😂

"Your brother once said to me that getting rejected helps you to move on. So don't be sorry. I'll move on quicker than you think". [Eps. 16]

Seojun menolak sendiri dengan caranya untuk jadian sama Jukyung, karena dia sadar kebahagiaan Suho adalah sama Jukyung. 

Seojun pernah ngomong sama Suho kenapa dia harus nyatain meski tahu ditolak, karena dengan dinyatakan dan ditolak dia bisa lekas move on. Iya sih, ibarat aku mau lamar kerjaan, meski tahu nggak bakal diterima, lebih baik melamar dulu dan ditolak, jadi gak penasaran, dan bisa lekas pindah cari kerjaan di tempat lain haha. Rasanya jadi lebih enteng mengayun langkah ke depan. Ga pake ragu!

Seojun itu selain hangat dan manis, dia juga punya karakter berani, maunya jelas, dan siap dengan resiko. Karakter ini kuat banget di dia.

Sebetulnya, dengan beberapa upaya tanpa memaksa, Jukyung bisa saja goyah padanya, tapi ia tahu apa yang terbaik buat mereka bertiga. 

Udahlah Jukyung, kalian ga usah jadian, Seojun layak dapat yang lebih wkwk *ngiri bilang bos

Lain di luar lain di dalam

Sifat baik Seojun beberapa kali diperlihatkan sejak awal episode, sepertinya penulis memang punya misi lewat peran Seojun gaes! Haha. Apaan tuh?? Kalau menurutku sih ya:

- Tampang slenge'an tapi baik hati

- Liar tapi terkendali, ga asal meledak-ledak, ga pula jahat, apalagi berpikiran ingin mencelakai orang

- Pemberontak tapi berhati hangat

- Bersuara keras ke para pengganggu (bentak-bentak) tapi tetap lembut ke orang-orang yang ga punya masalah, ya temen-temen, sahabat, keluarga, dan siapa pun.

- Kayak gak bisa diandalkan, tapi sekolah beres walau bukan siswa berprestasi dalam hal akademik (tapi dia jago nyanyi kan??), ga malu kerja part time di kafe cari duit buat sendiri, adeknya dijaga, ibunya pun dirawat.

- Dikira kekanakan padahal aslinya dewasa dan pandai mengendalikan perasaan

Bahwa dari beberapa hal tersebut, seolah hendak mengatakan: "Ini lho kecantikan sejati itu! ~dalam versi Seojun!" 😍

Paling demen liat Seojun mengendari motornya, lakik banget!

Nangis itu ekspresi bukan karakter

Di episode terakhir Seojun nangis. Dia berkorban, dia mengikhlaskan.

Sedih itu biasa, manusiawi, jadi silakan aja kalau mau nangis. It's okay not to be okay! 

Namun, ada nggak saat Seojun sedih karena cinta lalu dibawa minum alkohol sampai teler? Atau tetiba naik gedung mau bunuh diri dengan loncat? Wah, kok ga ada ya? Kenapa?

Penulis cerita drama ini hebat menitipkan pesan ke penonton lewat kesedihan yang hanya diumbar dengan tangisan. Bukan dengan hal-hal buruk. Sebuah kepribadian baik yang dipertontonkan dengan begitu nyata gaes haha.

Dengan karakter yang dimiliki seorang Seojun, dunia ini baginya akan baik-baik saja meski ga pacaran sama cewek incaran 😁

Aku senang di drama ini ga ada sosok antagonis dalam cinta segitiga. Jadi bisa lihat ending yang indah dan berkesan. 

Cukuplah Sujin sebagai contoh orang yang gak pandai mengelola emosi, perusak pertemanan, yang akhirnya menyesal kemudian 😀

Seojun really deserves better 😍

Ohya aku sebel sama yang minta-minta drama ini lanjut season 2. Hadeuh, mau apa lagi sih? Wkwkwk

Suho udah jadian sama Jukyung. Kakak Jukyung udah nikah sama gurunya. Adeknya Seojun juga udah dekat sama adeknya Jukyung. Sujin juga udah balik temenan ama Jukyung. 

Masih ngarep Seojun jadian sama Jukyung?? Duh, bukannya malah ngerusak kebahagiaan mereka bertiga ya? Mimpi Seojun kan debutnya itu, dan udah kesampaian. 

Pinter deh yang bikin cerita True Beauty 👍

Meskipun katanya beda jauh ya ama webtoonnya. Aku ga baca sih, jadi taunya versi drama aja. Apapun ceritanya, buatku drama ini manis dan renyah. Jadi hiburan banget disela-sela aku nontonin dramanya Lee Joon-gi yang serius dan berat-berat 😅

Menanti Hwang In-yeop Jadi Lead Actor

Abis ini aku ingin lihat Hwang In-yeop jadi first lead di project drama berikutnya. Sudah saatnya dia dapat peran-peran serius main di drama genre action romantis, atau sejarah romantis, kayak drama-drama Lee Joon-gi gitu..

Dia memenuhi banyak syarat untuk genre action romantis. Terutama bila dilihat dari penampilan fisiknya ya. Aura pendekarnya bersinar-sinar gaes haha

Dia punya bentuk wajah yang sangat komik. Mata sipitnya pun punya sudut yang unik, tatapannya tajam dan sangat berbicara. Badannya juga tinggi. 1,85 meter lho. WOW! Cocok berperan sebagai polisi, detektif, lawyer, pendekar, pokoknya yang hero gitulah. 

Dari adegan berkelahi di True Beauty itu saja bisa keliatan ya kalau dia tuh cocok di drama-drama action. Gagah dan berani. Suara dan matanya aja bisa bikin keder lawan, belum tarung mungkin udah pada lari haha.  Eh iya, soal suara, aku suka banget karakter suara Inyeop itu, kayak Choi Jin-hyuk yang dikenal memiliki suara yang berat dan seksi. 

Kenapa cocok genre romantis? Ya itu tadi, udah kuceritain di atas kalau dia itu punya pesona yang juara banget dalam memporak porandakan hati wanita. Laki-laki banget dalam banyak hal, tapi hangat dan manis. Tatapannya, suaranya, daaaan semua bahasa tubuhnya tuh menyertai banget! Wkwk

Semoga abis ini dia dapat peran-peran dewasa di drama-drama besar, kolosal, dan megah. 

Trus, dapat lawan main kayak Kim Tae Ri. Aku abis liat Tae Ri main di Space Sweepers gaes, jadi cewek pinter nan tangguh di ruang angkasa he he. Cocok banget buat jadi pasangannya Inyeop, atau dapat pasangan dengan karakter macam Jo Yi-seo di drama Itaewon Class. Cewek pinter, berani, tangguh, canggih, dan jago kelahi.

Kiri: Lee Joon-gi. Kanan: Hwang In-yeop. Mereka berdua ini sering dianggap mirip. Tapi memang mirip ya 😅

Sekian ocehan tentang drakor yang baru tamat ditonton. Bahaya kan jika dibaca bagi yang menolak spoiler? Udah kuperingatkan lho di awal 😆

Buat kamu yang mau nonton True Beauty, bisa buka aplikasi VIU ya. 16 Episode. Cari sendiri siapa saja pemerannya 🤭

Drama ini banyak lucunya. Ceritanya renyah dan manis. Nggak bakal bosenin, yang ada penasaran dan merasa "Oh, Seojun itu cowok idamanku banget" haha. 

Seojun bukan bad boy tapi best boy ❤️

See you on the next project as a lead actor!








FOTO Hwang In-yeop Saat masih ANAK-ANAK
Bonus buat kalian, foto Hwang In-yeop saat masih kecil. Foto ini diunggah oleh adik kandungnya yang bernama Inof di akun IG @inof__

Ternyata dari kecil udah tampan dan tinggi ya. Tampang masa kecilnya pun masih sama dengan sekarang. Berarti bisa jadi bener kalau dia tuh nggak pernah operasi plastik 😍

 

Adegan KOCAK Tak Terlupakan
Nah, kalau mau nonton adegan-adegan lucu antara Seojun dan Jukyung, video berikut ini dijamin bakal jadi kenangan terkocak dari True Beauty :

50 Rekomendasi Drama Korea Terbaik Untuk Ditonton Selama PSBB

Nonton Drama Korea 

Beberapa waktu lalu di FB (4/5/2020) saya posting foto selfie, foto ketika hendak mengikuti ASUS technical meeting conference bareng Blus dan media, eh taunya foto itu dibuat poster ala-ala drama Korea oleh Icad. Ada tulisan hangeul segala, auto ingin bahas drama Korea jadinya. Sudah saya posting di instagram @travelerien, sekarang di blog juga deh he he.

Bacaan latin pada tulisan hangeul dalam poster berbunyi: Jibeso ilhaneun dongan deurama reul bogo. Artinya Nonton Drakor Selama Kerja di Rumah 😛

Nah, pas banget dengan keadaan saat ini ye kan? 

Sejak kapan saya kenal drama Korea?

Kalau kenal, sudah lama. Seingat saya saat masih usia 20 tahunan. Dulu ada Winter Sonata, Autumn in My Heart, Jewel in The Palace, Full House. Kala itu banyak yang jadi suka drakor, banyak juga yang enggak seperti saya. Kebetulan saya dikelilingi oleh orang-orang yang tidak gemar nonton drakor, makin nggak ada keinginan untuk nonton. Keadaan itu tak berubah hingga berpuluh-puluh tahun kemudian.

Sejak dulu saya menyukai film-film lokal bermutu, film Holywood, serial Holywood. Sinetron Indonesia tidak termasuk tontonan yang saya sukai. Saya pernah menonton film-film India, Serial Turkey, Film Turkey, Drama Thailand. Meskipun tidak nonton drakor, tidak berarti saya anti. Yes, saya tidak anti. Tidak anti pada dramanya, tidak pula anti pada penggemarnya. 
Gemar drakor berawal dari BLACK

Baru pada tahun 2018 saya mengalami ketertarikan pada drama Korea. Semua bermula dari ketidaksengajaan saat membaca status teman di FB yang membahas Drama Black. Obrolan dalam status itu cukup panjang dan dalam. Tumben-tumbenan saya jadi penasaran. Akhirnya saya install VIU dan sukses menamatkan Black dengan rasa takjub. Ternyata sinematografi sebuah drama bisa seindah film, ceritanya pun tidak dangkal. Jangan-jangan drama lainnya juga begitu? Hmm..

Kelar Black seorang teman merekomendasikan Princess Hour dan beberapa judul lainnya. Dari semua judul yang saya tonton, belum ada yang semengesankan Black. Mungkin karena itu saya menonton sekitar 4-5 judul saja sepanjang tahun 2018 itu.

Baru pada tahun 2019 saya menonton sangat banyak judul, terutama sejak kenal Netflix. Ada banyak judul drama di Netflix dan VIU, saya pilih beberapa saja untuk ditonton, yang sesuai selera. Biasanya saat menemukan sebuah judul, saya cek dulu sinopsis dan ulasannya. Jika menarik, langsung saya masukkan list.

Sampai saat ini ada 50an lebih judul drakor yang sudah dan sedang saya tonton. Berikut daftar judul drama pilihan saya. Saya urutkan dari judul terkini yang sedang saya tonton sampai yang paling awal saya tonton. 

1. The King: Eternal Monarch
2. A World of Married Couple
3. Find Me in Your Memory
4. When The Weather is Fine
5. The Memorist
6. Hi Bye, Mama!
7. Itaewon Class
8. Crash Landing on You
9. Arthdal Chronicles
10. W Two Worlds Apart
11. Hymn of Death
12. Romance is a Bonus Book
13. My Holo Love
14. Kingdom
15.  My Secret Romance
16.  Another Miss Oh
17.  Clean with Passion fo Now
18. Love in Trouble
19.  Melting Me Softly
20. What’s Wrong with Secretary Kim
21.  Memories of The Alhambra
22. While You Were Sleeping
23. Mr Sunshine
24. Her Private Life
25. Beauty Inside
26. Descendant of The Sun
27. Vagabond
28. Something in The Rain
29. Put Your Head on My Shoulder
30. Touch Your Heart
31. Hotel The Luna
32. A Korean Odyssey
33. That Winter The Wind Blows
34. Love Alarm
35. Oh My Ghost
36. Warm & Cozy
37. Cinderella and The Four Knights
38. Black Knight
39. Roki Historian
40. Chocolate
41. The Bride of Habaek
42. Tunnel
43. Come and Hug Me
44. Pride and Prejudice
45. My ID is Gangnam Style
46. Secret Garden
47. Worlds Within
48. The K2
49. Legend of The Blue Sea
50. Because This is My First Life
50. Goblin
51. Oh My Venus
52. Princess Hours
53. Because This is My First Life 
54. Black
Mr Sunshine


Black adalah momentum. Berkat drama ini saya jadi penggemar drakor. 

Mr. Sunshine adalah drama terbaik dari semua drama Korea yang pernah saya tonton. Drama paling indah dari segi sinematografi, memiliki cerita yang kuat dan dalam, dan pemain yang sangat mumpuni dalam berakting. Ini adalah drama rasa film dengan episode paling panjang yang pernah saya tonton. Apik dan menakjubkan di setiap episode. 

Crash Landing on You adalah drama paling menghibur yang pernah saya tonton. Paling viral sejak episode pertama tayang hingga tamat. Paling dinanti kelanjutan tiap episode-nya. Paling tinggi ratingnya, bahkan mengalahkan Goblin. 
Crash Landing on You

Apakah saya sedang kecanduan drakor? Oh tentu tidak. Untuk drakor full episode saya hanya jadwalkan perhari 1 episode. Itu juga kalau sedang senggang. Kalau sangat sibuk, ya nggak nonton. Untuk drama on going, ini mah nggak menyita waktu, wong cuma 2 episode dalam seminggu. Intinya, ada waktu nonton, nggak sempat ya nggak apa-apa, nggak ada masalah.

Apa saya cuma nonton drakor saat ini? Oh tentu tidak. Saya tetap nonton film dan serial Hollywood kesukaan saya. Di Netflix itu bejibun film baru dan lama (bukan drakor) yang saya tonton. Jika di luar sana keliatan seperti nonton drakor doang, itu karena yang saya bincangkan di medsos hanya drakor, bukan lainnya. 

Drama Korea memang punya daya tarik sendiri. Sinematografi dan cerita yang disajikan tidak pernah biasa-biasa saja. Selalu digarap dengan istimewa dan dijadikan indah sehingga disukai seluruh dunia. Orang Korea kalau bikin cerita halu, nggak tanggung-tanggung, halu-nya tingkat dewa he he. 
Asal mula poster ala-ala drakor 😂

Photo taken with ROG Phone 2
Edited by @ichad_abdassah_studio
Thanks Ichad!

Nonton film dan drama bagi saya adalah salah satu aktivitas menyenangkan selain menulis, memotret, berkebun, jalan-jalan, dan mendengarkan musik. Melakukan apa yang saya sukai membuat saya bahagia 🥰

Nonton drakor selama WFH? Kenapa tidak. Bisa membantu menghilangkan kebosanan, membuat rileks, dan mengurangi kecemasan. Nggak percaya? Beberapa orang yang saya kenal yang tadinya nggak suka nonton drakor, sejak WFH jadi nonton drakor, kemudian jadi gemar berburu judul-judul drakor. Ya gapapa kok. Asal bisa atur waktu dan tidak melalaikan kegiatan-kegiatan penting harian. Ada hal yang nggak pantas dalam drama, ya nggak usah ditiru. 

Selamat nonton drakor, seperlunya 😃🙏