Tampilkan postingan dengan label Zenvolution. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Zenvolution. Tampilkan semua postingan

ASUS Incredible Race Indonesia Pecahkan Rekor Muri

Incredible Race Pecahkan Rekor Muri

ASUS Incredible Race yang berlangsung pada hari Kamis tgl. 8/9/2016 di area Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) Bali berhasil memecahkan rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) dengan kategori "Permainan dengan Jumlah Peserta Terbanyak oleh Perusahaan IT". Untuk para pemenang Incredibale Race, ASUS Indonesia menyediakan hadiah uang tunai dengan total senilai Rp 109 juta.

Gelaran variety games yang luar biasa, ya. Cuma ASUS yang begini.

Incredible Race merupakan rangkaian kegiatan yang digelar dalam rangka peluncuran lini produk terbaru ASUS dalam event bertajuk Zenvolution. Untuk acara press launch-nya sendiri sudah dilaksanakan pada hari sebelumnya Rabu 7/9/2016. Incredible Race diikuti oleh sekitar 800 peserta yang terdiri distributor, dealer, partner, dan rekan-rekan media serta komunitas ASUS Indonesia.

Baca juga yuk tulisan saya sebelumnya: Asus Zenvolution Indonesia – Incredible is now. 


Suatu pagi di lobi Hotel Courtyard Nusa Dua, sebelum pelaksanaan Incredible Race

Persiapan Pagi
Sebelum berangkat ke Bali, saya tidak punya bayangan games-nya akan seperti apa. Tapi, ada sedikit petunjuk saat Davina (team Asus Indonesia) meminta kami membawa sneaker. Dari sana terbayanglah bakal ada kegiatan outdoor dengan aktifitas jalan kaki jauh, bahkan mungkin pakai lari-lari segala.

Kamis (8/9) pagi jam 7 saya dan Isni (teman sekamar) sudah berada di restoran untuk sarapan. Tidur sudah cukup, makan juga harus cukup. Makanya pagi-pagi saya makan nasi, biar punya tenaga buat ikut games. Trus tambah pula pakai kue getas dan wajik, roti, salad buah, dan dua gelas orange jus. Banyak yaaa :))

Sarapan bareng Mira Sahid sebelum berangkat Incredible Race

Semua perlengkapan Asus Incredible Race yang diberikan pada hari Rabu sudah siap dibawa. Jam 8 teng kami berangkat ke Hotel Inaya Puteri Bali dengan jalan kaki. Bukan naik bus.

Jalan pagi di kawasan Nusa Dua itu asik. Jalannya cenderung lengang. Apalagi lingkungan sekitar amat asri dan indah dipandang, jalan 2-3 km asik-asik saja. Banyak yang bisa difoto pakai kamera Zenfone 3, termasuk air mancur dan bunga-bunga segar yang saya temukan di pinggir jalan. Beberapa teman asik selfie. Saking banyaknya spot kece, tiap berapa meter berhenti buat selfie hehe.
 

Jalan kaki menuju lapangan Hotel Inaya Putri

Jalan sambil ngetes Zenfone 3

Pemanasan motret sebelum sampai di titik start Incredible Race

Belum sampai lokasi tiba-tiba hujan. Acara selfie/wefie bubar, kami lari mencari tempat berlindung sambil mencoba memakai mantel hujan. Saya sayang Zenfone 3 nya lhooo, takut basah. Saat mantel sudah dipakai, eh ga berapa lama hujannya berhenti. Lalu panas. Saya, Isni, Widya, dan Nathalia saling pandang, berasa aneh pakai mantel saat matahari kembali bersinar. Sampai di lapangan Inaya hotel, ternyata banyak juga yang masih pakai mantel. Berasa kayak lihat alien terjatuh dari langit di kerumunan media ASUS haha. Buru-buru deh copot mantel. 


Memasuki lokasi titik start ASUS Incredible Race

Selfie sebelum hujan

Wefie saat mulai gerimis

Seperti apa sih ASUS Incredible Race itu?
Variety games ini sebetulnya mengajak kami untuk mengenal kelebihan fitur-fitur Zenfone 3 dengan cara menyelesaikan misi dari station ke station. Ada 10 station yang harus kami datangi yaitu Low light station, Design station, Performance and battery station, Long exposure 32 second station, Display station, Sonicmaster station, Eis Station, HDR station, OIS station, 4K station. Semua lokasi station berada di area ITDC.

Jadi, setiap peserta wajib membawa ASUS Zenfone 3 sebagai alat utuk menyelesaikan misi di setiap station Incredible Race. Maka itu baterai harus terisi penuh karena games berlangsung selama 6 jam, mulai pukul 09.00 sampai 15.00. Selama games tidak diperbolehkan membawa barang berharga, mesti ditinggal di deposit box hotel. Saya yang tadinya ingin bawa kamera DSLR akhirnya ditinggal. Tapi buat apa juga ya, race ini justru ngajak untuk coba kamera ASUS Zenfone 3.

Aturannya sih tiap tim terdiri dari 20 peserta, tapi sepertinya tidak sebanyak itu dalam tiap tim. Tim saya No.24 hanya berjumlah 16 orang terdiri 14 laki-laki dan 2 perempuan (saya dan Isni). Dalam tim saya hanya ada 2 blogger (saya dan Andre), sisanya wartawan dari media cetak & online. Kami didampingi 1 orang fasilitator yang tugasnya untuk menjaga keamanan dan memastikan kelancaran race. Tapi kemarin itu, rasanya kami deh yang menjaga keamanan si mas fasilitator haha. Mas nya banyak dijahili rekan-rekan se-tim :D


Suasana di lapangan Hotel Inaya *Foto: Blogdokter.net*

Banyak bekal untuk peserta Incredible Race
Untuk perlengkapan mengikuti games, selain berupa Zenfone 3 juga berupa T-Shirt, topi, race bag, dan mantel hujan. Zenfone 3 sudah dilengkapi dengan Starter Pack Simpati yang sudah terisi Paket data aktif. Semua itu jadi milik pribadi masing-masing peserta dan tidak dikembalikan. Asik banget kan! :D

Saya dan tiap peserta lainnya juga mendapat 1 voucher makan siang senilai Rp 150.000,- yang dapat ditukarkan di 10 restoran yang terletak di Bali Collection. Ada voucher air mineral dan isotonik yang bisa ditukarkan di tempat yang sudah disediakan (depan Hotel Courtyard by Marriot).

Tidak cukup sampai di situ, kami juga dibekali uang sebesar Rp 50.000,- lho. Saya tidak tahu uangnya buat apa, soalnya buat beli makan dan minum sudah ada voucher. Sudah lebih dari cukup. Sempat pingin jahil, duitnya buat bayar shuttle, menghindari jalan kaki saat race wkwkw. Tapi itu uang tetap utuh kok sampai acara selesai. Besoknya baru saya pakai buat jajan nasi pedas di warung depan Joger Kuta :D


Saya berada di tim 24, bersama 14 laki-laki dan 2 perempuan termasuk saya

Jalan kaki dari station ke station
Area ASUS Incredible Race adalah area ITDC, Nusa Dua Bali. Titik start berada di Hotel Inaya Putri Bali. Sedangkan titik finish di lapangan kantor ITDC. Waktu start pukul 09.00 WITA, waktu finish pukul 15.00 WITA. Kelihatannya 6 jam itu lama dan cukup untuk selesaikan misi dalam rentang waktu tersebut. Benarkah?

Berhasilkah tim No. 24 menyelesaikan misi? 


Dengan sebuah guide book berisi peta area ASUS The Incredible Race, kami jalan kaki menemukan station. Dalam tim saya nih ya, ada beberapa yang jahilnya kebangetan. Contohnya ya, saat menemukan papan petunjuk arah menuju station, malah disembunyikan biar tidak terlihat oleh tim lain. Dan akhirnya si mas pendamping yang jalan paling belakangan yang mengembalikannya ke tempat semula he he. 
Jalan kaki dari satu station ke station lainnya
Sosok paling jahil di tim 24 :D

Oh ya, saya ke Bali tidak bawa sneaker, tapi boot yang biasa saya pakai buat jalan-jalan. Karena selama ini merasa nyaman-nyaman saja pakai boot, saya pikir tidak masalah dipakai buat Incredible Race. Eh ternyata, baru jalan kaki ke satu station telapak kaki saya sakit dan berasa akan lecet. Makanya saat ke station ke 2 di hotel Courtyard, saya lari ke kamar ganti sepatu. Gantinya bukan sepatu flat, tapi wedges! Pakai boot flat saja sakit, apalagi wedges ya.

Tapi sodara-sodara, rasa sakit di kaki justru tiada sama sekali. Sepanjang race saya pake wedges sampai finish tidak ada masalah.

Woaaah….warbiyasaaaak ikut race pake wedges haha. Besok-besok kalau ada race begini lagi, saya mau coba pakai high heel saja. Bakal incredible banget kayaknya ya. Entah kenapa ini kaki lebih cocok pakai wedges :D


Awalnya jalan ke 1 station pake boot, sisanya pake wedges sampai finish :D
Sebelum tiba makan siang, tim 24 berhasil menyelesaikan misi di 4 station. Kalau tidak salah sonicmaster station, low light station, display station, dan performance and battery station. Nah, di station ke 4 ini kami diminta mengumpulkan jumlah pokemon yang berhasil ditangkap. 

Astaga, saya kan ga pernah main pokemon?! Haha. Jadilah siang itu saya belajar kilat pada rekan-rekan tim seperti Andre, Yoga, dan yang lainnya. Termasuk belajar dulu pada mas-mas dari tim Asus yang jaga station. Baru pertama kali main games pokemon dan lumayan bisa nangkep 6 pokemon hihi.

Menuju station ke-3

Berburu pokemon di station ke 4

Makan siang di Coco Bistro
Bagimana dengan batre Zenfone 3 sampai tengah hari, apa masih banyak? Banyak! Yang berkurang justru tenaga yang pegang HP, sudah mulai ngos-ngosan dan lapar. Nah, waktunya makan.

Tim 24 memang sengaja datang ke station 4 jelang makan siang, karena lokasinya di Bali Collection. Usai menyelesaikan misi di sini bisa langsung cari resto. Kami ke resto terdekat saat itu, Coco Bistro.
 

Satu tim makan bareng di Coco Bistro


Di Bali Collection ada 10 resto yang sudah ditandai oleh Asus untuk dijadikan tempat makan para peserta, yaitu Aroma resto 1, Aroma Resto 2, Ocean Restaurant, Coco Bistro, Tropical Restaurant, Naty’s Café, Laguna Garden, Laguna Garden 2, Prada Exclusive Lounge and Grill, dan Prada Priority.

Untuk makan di resto-resto tersebut kami tinggal bayar pakai voucher yang sudah diberikan ASUS. Siang itu Bali Collection jadi ramai oleh para peserta ASUS Incredible Race. Bisa terlihat dari T-Shirt putih bertuliskan ASUS yang tersebar di mana-mana. 

Wisnu dan kawan-kawan Tim 24

Yoga cocok jadi ketua tim, seru dan asik, bikin semangat jalan sama dia

Makanan di Coco Bistro alhamdulillah enak-enak. Untuk 1st course saya pesan Soup Ikan Kalas. Grilled fillet tuna steak sebagai main course. Warm apple crumble untuk dessert, dan pineapple juice sebagai minumannya. Karena ramai, makanan kami cukup lama dihidangkan. 

Saya dan Isni pergi solat dulu seusai menyantap soup dan steak. Saat kembali ternyata teman-teman ngajak bubar, katanya mau buru-buru lanjut ke station berikutnya. Apple crumble pesanan saya di-cancel Yoga, ga jadi makan deh huhu

Soup ikan kalas

Grilled fillet tuna steak

Pineapple Juice ini enak dan segeeer banget

Finish dengan menyelesaikan 6 station
Usai makan siang, hanya ada 2 station yang mampu kami datangi. Station terakhir jadi station paling mengesankan di mana kami menari Bali mengikuti dua penari yang sudah disiapkan oleh team Asus. Yoga bertugas merekam video, karena video itulah yang nantinya akan dinilai oleh team Asus.

13 laki-laki menari, sehelai selendang diikatkan dipinggang mereka. Saya mulai cengar-cengir melihatnya, dan akhirnya terbahak-bahak saat melihat mereka mulai menari. Gerakan pinggulnya itu lho haha. Nanti lihat videonya di channel Youtube saya di sini : Tim 24 ASUS Incredible Race Menari Tarian Bali


4K Station ini paling heboh LD
Saya tidak tahu kami jadi peserta finish yang ke berapa. Saat itu yang terpikir oleh saya yang penting finish dan tiba di lapangan perkantoran ITDC dengan selamat dan sehat. Tidak pingsan dan tidak terpisah dari tim. Lomba bukan sekedar tentang menjadi juara, tapi juga soal kebersamaan dan kekompakan tim selama race berlangsung. Jadi juara dan dapat hadiah adalah bonus.

“Berbeda dengan peluncuran produk terdahulu, tahun ini ASUS tidak hanya memperkenalkan produk terbaru ke khalayak Indonesia,” sebut Juliana Cen, Country Product Group Leader, ASUS Indonesia. “Kami berharap event ini dapat mempererat tali silaturahmi dan kekeluargaan antara ASUS dengan mitra-mitranya di Indonesia,” sebutnya.

Ya, itu dia intinya. Silaturahmi dan kekeluargaan.
 


Hanya 6 jam saja bersama tim 24, setelah itu berpisah, tapi rasa kekeluaragaan yang hadir, tidak selesai hanya saat race usai. Inilah yang paling membekas dari Asus Incredible Race. Selain tentunya, jadi makin kenal dan akrab dengan produk terbaru ASUS. Ya, gimana ga kenal, sebab semua tugas yang tersedia dalam Incredible Race berhubungan dengan ASUS Zenfone 3, ASUS Transformer 3, dan ASUS Zenbook 3.

Semua peserta dapat medali. Dikalungi satu-satu karena semua adalah juara. Juara sejak pertama melangkahkan kaki dari titik start, sebab tetap menjaga semangat dan kebersamaan sampai finish.


Semua finish, semua juara

Siapa pemenang ASUS Incredible Race 2016?
Setiap berhasil menyelesaikan tugas di station, tim akan mendapat poin. Setiap poin dikonversi menjadi uang senilai Rp 100.000,- Total poin maksimal di 10 station adalah 200 poin. Bonus poin tersebut akan ditambahkan kepada tim dengan waktu finish tercepat dan mampu menyelesaikan seluruh station (10 station) dengan ketentuan:
Finish ke-1 dapat tambahan bonus 50 poin
Finish ke-2 dapat tambahan bonus 30 poin
Finish ke-3 dapat tambahan bonus 10 poin

Nah, hanya pemenang 1-5 yang berhak mendapatkan hadiah uang sesuai dengan banyaknya poin yang diperoleh. Peserta  yang berhak mendapat hadiah adalah peserta yang mengikuti acara mulai dari titik start sampai finish. Tantangannya berat ya? :D Tapi sesuailah ya dengan hadiah cash RP 109 juta yang dijanjikan. 


Foto di salah satu banner ASUS yang tersebar di kawasan Nusa Dua Bali

Salah datang, disuruh ke tempat lain :D

Banyak lagu yang bisa ditebak di sonicmaster station ini berkat Isni

Tukar voucher air mineral dan isotonik di sini

Mencari gambar dan tulisan sesuai petunjuk yang diberikan

Masnya panas-panasan jaga station

Kami tim nomor 24 peserta ASUS Incredible Race ^_^

Nah, siapa dong pemenang ASUS Incredible Race?

Nanti ya, tunggu di postingan Gala Dinner ASUS berikutnya… Nanti saya sambung lagi :D



*semua foto oleh Katerina kecuali satu foto yang sudah disebutkan sumbernya 


ASUS Zenvolution Indonesia – Incredible is Now

asus zenfone 3


Apa yang ditunggu-tunggu di hari Rabu tgl. 5 September 2016 itu akhirnya tiba. Semua undangan yang memadati buffet area bergerak ke arah pintu masuk Hall Nusa Dua 1-5 gedung Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC). Ada yang lewat pintu sebelah kiri, ada yang melalui pintu sebelah kanan. Antrian masuk padat dan panjang. Sementara ruang di dalam sana terlihat remang-remang, berasa sedang antri hendak masuk bioskop. Bedanya ini bukan mau nonton film, tapi menyaksikan peluncuran seluruh rangkaian produk mutakhir ASUS dalam event yang bertajuk Zenvolution. Produk-produk yang akan diperkenalkan tersebut berupa ultrabook generasi ketiga, notebook 2-in-1 terbaru dan juga smartphone mutakhir yang sangat ditunggu-tunggu kehadirannya oleh khalayak.

Deg-degan kah? Penasaran?

Iya! Saya penasaran.

Baca tulisan saya sebelumnya : September Ceria di Bali – ASUS Zenvolution Indonesia 
Press launch dibuka dengan dentuman dua drummers cewek..bum...bum

Megah!
Itulah kesan pertama yang saya rasakan ketika memasuki ruangan tempat berlangsungnya acara. Panggung, cahaya dan suara ditata begitu apik. Dentuman drum yang ditabuh dua perempuan cantik, menjadi pembuka acara. Irama musiknya asik banget, bikin kaki dan badan spontan pingin gerak. Ini acara konser musik atau peluncuran produk smartphone bukan sih? Haha.

Kamera DSLR di tangan nggak henti jeprat sana jepret sini. Wifi kamera sudah disetel, tiap foto langsung masuk HP. Sambil jepret, sambil ngetuit dan update status. Biarpun asik menikmati hentakan musik, tetap ya ingat tugas hihi. Saya orangnya gitu, update sosmed sukanya pakai foto. Dan fotonya sebisa mungkin pakai hasil jepretan DSLR. Belum PD euy kalo pakai jepretan kamera ponsel.  Maklumlah HP KW wkwk. Pun ga puas. 

Nah kabarnya nih ya, ASUS Zenfone 3 Built for Photography yang bentar lagi akan di-launch bakal memberi kepuasan pada hasil foto. Wuiih…beneran? Jadi ngiler kan… *ambil kanebo.

Okay, mari kita lihat dan saksikan bersama-sama ya pemirsa.
 
Jerry Shen, Chief Executive Officer ASUS

Tanpa berpanjang-panjang waktu, usai dentuman drum duo cewek cantik yang bikin saya terpukau, Jerry Shen, Chief Executive Officer ASUS naik ke atas panggung. Nah, beliau inilah yang memperkenalkan seluruh rangkaian produk mutakhir ASUS. Dua produk pokok yang diperkenalkan oleh Jerry berupa Zenfone 3 series dan Zenbook 3 series.

Seri ZenFone 3 telah menjadi sensasi global saat diperlihatkan pertama kali pada publik di ajang Computex 2016. Sedangkan ZenBook 3 merupakan notebook premium dan prestisius, dengan body ultra tipis yakni 11,9mm namun dengan prosesor Intel Core i7. Adapun Transformer 3 Pro didesain untuk mengubah definisi komputer 2-in-1 dengan mobilitas tertinggi, ekspansi yang luas, serta kemudahan input. 

ZENFONE 3

Lini smartphone ASUS ZenFone 3 terdiri dari :
ZenFone 3 Deluxe
ZenFone 3 Ultra
ZenFone 3
ZenFone 3 Max
ZenFone 3 Laser

Versi ultimate dari ZenFone 3, yakni Deluxe, merupakan wujud ekspresi ASUS terhadap teknologi smartphone, yakni dengan desain metal serta invisible antena yang mengombinasikan estetika premium dan performa luar biasa.

ZenFone 3 Ultra, smartphone untuk pecinta multimedia, dilengkapi dengan image processing sekelas televisi defisini tinggi. Varian ZenFone 3 merupakan smartphone sehari-hari uang didesain dengan sudut melengkung, diperkuat lapisan antigores Corning Gorilla Glass serta sudut berkontur 2.5D.

ZenFone 3 Laser merupakan smartphone dengan kamera 13MP yang diperkuat sensor Sony IMX214 serta fitur color correction dengan laser auto focus ultra cepat mencapai 0,03 detik. Smartphone ini cocok untuk pecinta fotografi. Adapun ZenFone Max memiliki baterai berkapasitas besar yakni 4130mAh yang juga dapat difungsikan sebagai powerbank.

Zenfone 3 series dipamerkan dalam fashion show busana karya Sebastian Gunawan

ZENBOOK 3
   
Sebagai notebook premium dan mewah, ZenBook 3 menawarkan performa tertinggi untuk sebuah ultrabook. Dengan ketebalan hanya 11,9 milimeter, ia sudah diperkuat oleh prosesor kelas atas yakni Intel Core i7 generasi terbaru.

Transformer 3 Pro adalah komputer mobile paling serba guna saat ini, sementara Transformer 3 memberikan definisi baru untuk sebuah perangkat 2-in-1. Keduanya diperkuat oleh kemampuan ekspansi yang luas dengan berabgai aksesoris yang disediakan. Antara lain adalah ASUS Universal Dock, ASUS AudioPod, ROG Station 2 yang VR/4K UHD ready serta ASUS Pen. 




Harry K. Nugraha, Country Manager Intel Indonesia bergabung bersama Jerry Shen untuk merayakan kolaborasi inovasi jangka panjang antara ASUS dan Intel, mengatakan, "Selama hampir tiga puluh tahun, Intel dan ASUS telah berkolaborasi menghadirkan PC yang luar biasa inovatif dan perangkat lainnya ke pasar. Dengan gembira, kami melanjutkan kolaborasi itu pada ZenBook dan keluarga Transformer 3 terbaru, termasuk yang menggunakan prosesor Intel Core generasi ke-7."

"Didesain untuk konektivitas internet yang luar biasa, prosesor terbaru kami mematok standar yang tinggi untuk pengalaman yang kaya, responsivitas dan performa luar biasa, serta hiburan ultra HD 4K yang sebenarnya dalam perangkat-perangkat mengagumkan untuk digunakan di rumah, di kantor, ataupun di perjalanan. Kami siap bekerjasama dengan ASUS untuk menghadirkan lebih banyak inovasi PC ke pasar," sebut Nugraha.

Zenbook 3 series tampil bareng fashion show busana karya Deni Wirawan
Lebih Jauh tentang ASUS ZenFone 3 Deluxe
Pertama di Dunia dengan Full-Metal dan Invisible Antenna Design

ZenFone 3 Deluxe menggunakan chassis unibody aluminim-alloy yang sangat tipis dan merupakan smartphone unibody berbahan metal pertama di dunia dengan invisible-antenna design untuk penangkapan sinyal terbaik. Desain ini mampu sedemikian rupa mengintegrasikan antena sehingga menghilangkan garis dan jeda yang mengurangi keindahan body metalnya.

ASUS ZenFone 3 Deluxe menggunakan komponen berspesifikasi tertinggi dan merupakan wujud terbaik dari ASUS ZenFone yang pernah ada. ASUS ZenFone 3 Deluxe merupakan smartphone pertama di dunia yang telah menggunakan prosesor octa-core terbaik saat ini yakni Qualcomm Snapdragon 821. Dengan kecepatan 2,4GHz, prosesor kelas berbasis arsitektur Kryo ini merupakan prosesor smartphone 14 nanometer yang paling bertenaga.
RAM 6GB

Dikombinasikan dengan GPU sekelas PC desktop yakni Adreno 530 yang berjalan pada kecepatan 624MHz, smartphone ini juga punya RAM ekstra lega, sebesar 6GB. Dari sisi konektivitas, sebuah chip X12 4G LTE modem Category 12 yang juga mendukung three-carrier aggregation (3CA) yang menawarkan kecepatan hingga 600Mbps.

ZenFone 3 Deluxe disertai RAM sebesar 6GB, jauh lebih besar dibandingkan dengan RAM smartphone rata-rata saat ini. RAM sebesar itu membuatnya mampu membuka dan berpindah antar aplikasi dengan lebih pesat, menjalankan game Android terberat sekalipun dengan mulus, dan membuat sejumlah aplikasi bisa tetap berjalan di background tanpa hambatan.
  
Pegang-pegang Zenfone 3 Deluxe...siapa tahu nanti punya versi ultimate ini :D

RAM sebesar itu dilengkapi oleh media penyimpanan internal yang sangat cepat berbasis UFS 2.0 sebesar 256GB. Sebagai gambaran, media penyimpanan berbasis UFS 2.0 menawarkan kecepatan tiga kali lebih cepat dibandingkan dengan jenis memori eMMC 5.1 yang umum digunakan pada smartphone masa kini.

Adapun kapasitas sebesar 256GB membuat smartphone ini menjadi smartphone dengan penyimpanan internal paling besar, bahkan bisa jadi lebih besar dibandingkan dengan penyimpanan internal notebook. Pengguna bisa menyimpan sangat banyak konten berkualitas tinggi misalnya 30 film FullHD atau sekitar 100 ribu foto dengan resolusi 23MP. Jika tidak cukup, pengguna juga bisa memperluas penyimpanan lewat slot Micro SD jika ia tidak menggunakan dua buah SIM card. Untuk kapasitasnya, slot tersebut mampu menampung hingga 2TB. 


ASUS ZenFone 3. Lincah, Indah, Cerah
Seri ZenFone 3 hadir dengan desain terbaru yang menggunakan material premium, teknik konstruksi baru dan detail desain yang jenius. ZenFone 3 punya bezel yang sangat tipis untuk mengoptimalkan screen-to-body ratio, sehingga membuatnya sebagai salah satu smartphone tertipis dan paling kompak untuk ukurannya.

Sisi depan dan belakang ZenFone 3 dibalut lapisan kaca yang sangat indah namun kuat. Panel kaca tersebut juga mendukung kontur sudut 2.5D yang merekat dengan mulus pada metal frame untuk menghadirkan daya genggam yang lebih baik. Sensor sidik jari pada body ZenFone 3 memungkinkan perangkat bisa dibuka dengan lebih cepat. Fitur ini juga sekaligus berfungsi sebagai otentifikasi biometrik.

Mendukung pengguna agar dapat mengambil foto-foto yang jauh lebih indah namun dengan cara lebih mudah merupakan salah satu faktor pendorong utama bagaimana ZenFone 3 didesain. Kamera ASUS PixelMaster 3.0 yang disediakan kini dilengkapi sejumlah fitur untuk membantu pengguna mendapatkan fokus lebih cepat di berbagai kondisi, mengambil gambar lebih baik, lebih jernih, dan akurasi warna yang lebih tinggi 
Zenfone 3 yang saya dapat dari ASUS, sama seperti yang ada di genggaman Joe Taslim

Untuk mengoptimalkan pengambilan gambar, ASUS ZenFone 3 menggunakan sistem TriTech auto-focus yang mengombinasikan software eksklusif dengan tiga teknik fokus independen. Ketiganya adalah pendeteksi kontras untuk continuous focus, laser auto-focus generasi kedua dengan jarak fokus hingga 1,5 meter, dan juga phase-detection.

Jika dikombinasikan, ketiga teknologi fokus ini akan menghadirkan auto-fokus sangat cepat, mencapai 0,03 detik dalam kondisi apapun. Sistem mutakhir TriTech auto-focus juga memungkinkan pengguna mendapatkan auto-focus continuous pada objek yang bergerak.


Seluruh varian ZenFone 3 punya display layar sentuh resolusi full HD 1920 x 1080 yang membuatnya menjadi ideal untuk menyaksikan film ataupun konten multimedia lainnya. Layar ini juga menggunakan display dengan Super IPS+ yang membuat konten dapat disimak dari berbagai sudut hingga 178 derajat. Selain itu, ia juga dilengkapi dengan tambahan LED backlight untuk meningkatkan keterbacaan, khususnya saat di luar ruangan.

Desain, bahan dan warna ZenFone 3 terinspirasi dari gagasan menyampurkan kesederhanaan yang menenangkan yang merupakan sifat dari Zen, dengan keindahan alam. Hasilnya, sebuah smartphone monolithic block yang rata, dengan sudut melengkung manis yang tidak jauh lebih besar dibanding display yang ditampung, dengan profil yang sangat tipis, yakni 7,7 milimeter.

Lebih lanjut, desain ZenFone 3 yang simpel, bersih dan tenang diberi aksen konstruksi kombinasi antara material aluminium dan kaca yang premium. Efeknya, secara keseluruhan, ZenFone memiliki penampilan yang indah, cerdas, yang jauh melampaui harganya yang terjangkau untuk semua.
Ini lho harga Zenfone 3 yang kami dapat :D

ASUS ZenFone 3 Ultra, Hadirkan Multimedia Tanpa Batas
Seluruh aspek dari ZenFone 3 Ultra didesain untuk hiburan berbasis audio visual. Mulai dari layar FullHD 6,8 inci yang bening dan cerah, hingga ke dual-speaker SonicMaster 3.0 yang bertenaga. ZenFone 3 Ultra juga merupakan smartphone pertama di dunia yang menggunakan video processor 4K UHD sekelas TV dan juga yang pertama dengan DTS Headphone:X virtual 7.1-channel surround-sound,” ucapnya.

Layar FullHD IPS berukuran 6,8 inci milik ZenFone 3 Ultra menawarkan color gamut yang sangat luas, yakni 95% NTSC. Nilai ini 30% lebih baik dibandingkan color gamut yang umum ditawarkan pada smartphone biasa. Hasilnya, gambar dapat ditampilkan secara luar biasa untuk menghadirkan kenikmatan multimedia dan penggunaan sehari-hari.


Dengan ZenFone 3 Ultra, semua tampak tajam seperti nyata, memungkinkan pengguna menikmati game, film, dan konten multimedia lainnya secara memuaskan, bagaikan menyaksikan di layar TV. Ukuran layar yang luas juga membuat konten lain seperti dokumen, maps dan halaman web lebih mudah dibaca dan dinavigasi.

ZenFone 3 Ultra juga memiliki fitur eksklusif berupa teknologi video processing ASUS Tru2Life+ untuk mengoptimalkan tampilan gambar. Caranya, memanfaatkan kemampuan video processor sekelas 4K UHD TV, ia akan menganalisa setiap pixel dan mengoptimalkan kontras dan ketajamannya. Tru2Life+ juga memiliki teknologi pereduksi blur yang disebut Motion Estimation/Motion Compensation (MEMC) untuk membuat video lebih mulus.

Lebih lanjut, ZenFone 3 Ultra juga dapat dihubungkan dengan TV atau monitor via port USB Type-C. Ia dapat memberikan output video lewat adapter VGA atau HDMI pada resolusi FullHD pada framerate yang sangat mulus, yakni 60fps. ZenFone 3 Ultra juga merupakan salah satu smartphone pertama di dunia yang menawarkan video output DisplayPort via USB Type-C.

Yang unik dari ZenFone 3 Ultra, meskipun sudah mengunakan full metal unibody, ASUS telah menerapkan invisible antenna design dan ini merupakan yang pertama di dunia. Smartphone ini menggunakan bahan full metal frame dan back cover tanpa perlu ada garis-garis antenna di sisi manapun. Itulah yang dimaksud dengan invisible antenna.
Ultra Vision. Ultra Sound

Untuk mengoptimalkan pengalaman fotografi, ASUS telah mengupdate fitur kamera pada lini ZenFone 3, termasuk ZenFone 3 Ultra dengan PixelMaster Camera 3.0 yang didukung oleh komponen gahar di dalamnya. Ia menggunakan sensor Sony IMX318 yang beresolusi 23 megapiksel dengan f/2.0, 6-element Largan lens.

Kombinasi hardware kamera ini dapat memberikan kemampuan TriTech autofocus yang secara cerdas mengambil fokus dengan memilih antara kemampuan deteksi kontras atau deteksi perubahan gerak atau laser autofocus generasi ke-2. TriTech autofocus ini diklaim ASUS juga memiliki kemampuan secepat 0.03 detik untuk mendapatkan fokus. Selain itu juga tersedia fitur 4 axis optical image stabilization (OIS), 3 axis video EIS (Electric Image Stabilization) dan sensor koreksi warna.

Selain itu, kamera juga mampu mendukung perekaman video dengan resolusi 4K. Yang menarik, meski menggunakan mode video stabilization, resolusinya tetap berada di 4K. Pada smartphone lain, umumnya jika kita menggunakan video stabilization, maka resolusi video akan menurun, misal dari Full HD ke HD.

Pada PixelMaster Camera 3.0, ASUS juga membawa sejumlah pengembangan terhadap fitur-fitur kameranya. Mulai dari Fitur HDR yang di enhance dengan kemampuan HDR auto dan HDR Pro, mode manual yang dapat mengambil foto long exposure dengan kemampuan shutter speed sampai dengan 32 detik!

Super Resolution mode yang diklaim dapat menghasilkan foto setara 92 megapiksel, Children Mode yang berguna ketika kita hendak mengambil foto anak-anak atau bayi, di mana fitur ini berfungsi dengan mengeluarkan suara-suara yang dapat menarik perhatian anak-anak atau bayi sehingga dapat melihat kamera secara tepat. Suara-suara yang ada cukup bervariasi seperti, suara ayam, piano, terompet, kicauan burung dan lainnya.

ASUS ZenFone 3 Laser, Smartphone Kamera dengan Fokus Ultra Cepat
Varian yang hadir dengan dimensi layar 5,5 inci Full HD ini menggunakan kaca dengan sudut yang melengkung 2.5D agar lebih nyaman dalam genggaman. Ia diperkuat oleh prosesor bertenaga Qualcomm Snapdragon 430, RAM DDR3 berkapasitas 4GB dan juga internal storage lega, 32GB.

Sama seperti lini ZenFone 3 lainnya, ZenFone 3 Laser kini telah menggunakan desain terbaru yakni all-metal body yang canggih dan mewah. Kamera PixelMaster 3.0 dan laser auto focus generasi kedua yang disediakan juga kini jauh lebih cepat dan mampu menangkap gambar dengan sangat tajam.

Kamera PixelMaster 3.0 generasi terbaru mendongkrak kemampuan fotografi ZenFone 3 Laser menjadi jauh di atas rata-rata smartphone mutakhir. Menggunakan kamera dengan sensor Sony IMX 214 resolusi 13MP, lensa aperture yang lebar f/2.0 dan juga color-correction sensor, hasil tangkapan kamera ZenFone 3 Laser menjadi jauh lebih ciamik.

Demi mendapatkan kecepatan fokus yang ultra cepat, smartphone akan menembakkan sinar laser untuk mengukur jarak antara lensa dengan objek foto. Metode ini akan mendapatkan informasi jarak dengan secepat kilat, hingga dapat melakukan fokus dalam waktu 0,03 detik. Laser auto focus juga bahkan sanggup meningkatkan hasil fotografo close-up. Dengan demikian, setiap foto yang diambil akan tetap tajam, jelas, dan ditangkap secepat jari pengguna menekan tombol shutter.

Untuk merekam video, ASUS juga memberikan fitur 3-axis Electronic Image Stabilization (EIS) demi menghasilkan video yang bebas blur karena posisi tangan yang bergetar atau tidak stabil saat mengambil gambar. Video sendiri dapat direkam hingga resolusi Full HD 1080p pada kecepatan 30fps.

PixelMaster Camera juga dilengkapi berbagai modus pemotretan yang sangat lengkap dan cocok untuk setiap momen berharga. Sebagai contoh, modus backlight Super HDR memungkinkan pengguna mendapatkan foto yang jelas meski di balik cahaya yang menyilaukan. Sementara Super Resolution dapat mengambil beberapa gambar secara simultan untuk digabung ke dalam satu frame hingga menjadikannya sebuah foto dengan resolusi 52MP.

ZenFone 3 Laser menggunakan konstruksi aluminum-alloy yang modern dengan elemen desain yang menambah mewah penampilan sekaligus meningkatkan sisi ergonomis. Body yang diberi lapisan sandblasted aluminum serta sudut-sudutnya yang melengkung dan penggunaan layar sentuh kaca berkontur 2.5D membuatnya pas dalam genggaman.

Dengan layar lega berukuran 5,5 inci, resolusi Full HD dan dikelilingi oleh bezel tipis yang hanya 2,58 mm membuat smartphone berbasis Android 6.0 Marshmellow ini punya screen-to-body ratio tinggi, mencapai 77 persen. Artinya, ZenFone 3 merupakan salah satu smartphone 5,5 inci yang ukurannya paling kompak.



ASUS ZenFone 3 Max, Varian ZenFone 3 dengan Baterai Terbesar
Sesuai namanya dan juga melanjutkan lini produk ZenFone Max, model ini memiliki fitur baterai yang punya masa aktif panjang, yakni lithium-polymer berkapasitas 4130mAh. Dengan baterai tersebut, dari uji internal yang dilakukan, ASUS ZenFone 3 Max ZC520TL menawarkan waktu standby hingga 30 hari. Durasi talktime di jaringan 3G hingga 20 jam, 20 jam untuk browsing WiFi ataupun di jaringan 4G LTE, 87 jam untuk memutar musik non stop, atau 15 jam non stop untum memutar video.

ZenFone 3 Max mengadopsi konsep inti dari desain industrial, yakni menggabungkan estetika keindahan dengan build quality yang tinggi untuk menghasilkan pengalaman pengguna yang memuaskan.

Untuk itu, smartphone dengan sandblasted all aluminum-alloy body ini hadir dengan sisi melengkung dan diberi layar sentuh dengan kontur 2.5D glass agar terasa lebih alami saat disentuh. Dengan bobot hanya 148 gram dan ketebalan 0,85cm, ZenFone 3 sangat tipis untuk ukuran sebuah smartphone dengan kapasitas baterai ekstra besar.

Tiap aspek dari ZenFone 3 Max didesain dengan pertimbangan khusus. Mulai dari keseimbangan tampilan display, sampai ke akurasi penempatan baut-baut yang terpasang di dalamnya. ZenFone 3 Max menawarkan desain premium di setiap detail. Tiga pilihan warna yang tersedia, yakni Titanium Gray, Glacier Silver dan Sand Gold melengkapi keindahannya.

Untuk menambahkan kenyamanan penggunaan, ZenFone Max 3 dilengkapi sensor sidik jari yang ditempatkan dengan nyaman di belakang panel. Penempatan di posisi tersebut membuat pengguna dapat dengan mudah membuka kunci pengaman smartphone-nya dengan jari telunjuk atau empat jari lain yang berbeda, sesuai keinginan pengguna.

ZenFone 3 Max punya kapasitas baterai yang cukup besar sehingga ia masih bisa berfungsi sebagai powerbank untuk mengisi ulang perangkat lain. Menggunakan kabel USB on-the-go (OTG) yang disediakan, ASUS ZenFone 3 Max bisa mengisi ulang perangkat dalam dua modus yang bisa dipilih.

Moduse pertama, default mode, akan mengisi ulang gadget yang terhubung dengan arus output standar 0,5 ampere. Adapun jika melakukan pengisian ulang dengan modus kedua, yakni Rapid Reverse Charge, seluruh fungsi telepon akan dimatikan. Dengan demikian, ZenFone 3 Max akan mampu memasok daya bagi device lain hingga output 1,5 ampere.

Pengguna juga tidak perlu khawatir. Dengan modus ini, ZenFone 3 Max juga masih mampu memonitor level daya baterai dan tidak memperkenankan baterainya sendiri terkuras hingga di bawah 30 persen.

Kapasitas baterai tidak akan pernah cukup untuk pengguna. Untuk itu, ZenFone 3 Max yang diperkuat prosesor hemat energi berbasis ARM Cortex-A53 64-bit quad-core processor 1.44GHz
menyediakan teknologi penambah masa aktif baterai untuk memaksimalkan daya 4130mAh yang tersimpan dalam baterai high density lithium-polymer di dalamnya.

Ada 5 opsi penggunaan energi yang disediakan pada ZenFone 3 Max. Modus pertama adalah Performance. Di sini semua diset pada titik maksimum, sehingga cocok untuk bermain game ataupun menonton video. Di modus Normal, sistem akan mengatur kecepatan CPU dan kecerahan layar secara cermat untuk menghemat baterai.

Berikutnya, ada power saving. Di sini mobile data dan WiFi otomatis dimatikan saat smartphone sedang tidak dipakai dan akan kembali tersambung saat smartphone diaktifkan. Pada modus Super Saving, seluruh fungsi dimatikan kecuali telepon, SMS dan alarm. Dari pengujian, saat baterai tinggal 10%, smartphone masih sanggup standby hingga 36 jam.

Terakhir ada modus Customized. Pengguna bisa mengubah opsi-opsi yang ada sehingga masa aktif baterai smartphone-nya lebih sesuai dengan kebutuhan. Dengan kata lain, kombinasi baterai bertenaga, prosesor kencang namun hemat energi dan fitur manajemen daya yang lengkap, ZenFone 3 Max merupakan smartphone dengan masa aktif baterai paling unggul.

Seri New Zenfone Go tersedia bulan Oktober dan November

ASUS ZenBook 3 UX390UA, Notebook Prestisius dengan Performa Terbaik
Dengan desain dan teknologi masterpiece, ultrabook 910 gram dengan ketebalan hanya 1,19cm ini merupakan notebook berbasis Windows 10 Home paling tipis dan stylish yang pernah dibuat. Namun demikian, ia diperkuat oleh sejumlah komponen bertenaga. Dengan demikian, pengguna tidak lagi perlu memilih antara kinerja ataupun gaya.

Didesain dari awal untuk mengakomodasi tuntutan spesifikasi yang mumpuni, ultrabook premium tersebut menggunakan body aluminium alloy 6013 standar aerospace yang umum digunakan pada struktur primer pesawat terbang. Materialnya 50% lebih kuat dibanding material yang umum digunakan pada notebook. Body ZenBook 3 UX390 yang tampak lembut ini sebenarnya sangat kuat.

Zenbook 3 series

ASUS juga mengubah makna dari notebook thin and light dengan membuat standar baru yakni ketebalan hanya 1,19cm dan bobot 910 gram. Notebook yang tetap memegang konsep concentric spun-metal finish di bagian lid-nya ini juga punya dimensi yang lebih ringkas dari kertas A4.

Hadir dalam tiga pilihan warna elegan, Rose Gold, Quartz Grey dan Royal Blue, ketiganya memiliki golden metallic edge di sekeliling lid yang dibuat dalam 2 tahap anodizing untuk memastikan daya tahannya. Untuk pengetikan yang lebih nyaman, ZenBook 3 UX390UA menggunakan illuminated full size keyboard dengan travel distance 0,8mm. Jauh lebih nyaman dibanding notebook ultra tipis kompetitor yang hanya 0,4mm.

Meski punya chassis yang ultra tipis dan ultra ringan, ZenBook 3 punya komponen yang biasa ditemui di nontebook berukuran lebih besar. Beberapa komponen bertenaga tersebut di antaranya adalah prosesor Intel Core i7 generasi ke-7, memori LPDDR3 2133MHz hingga 16GB, SSD PCIe Gen 3 x4 berkapasitas 512GB. Selain itu tersedia pula port USB Type-C untuk konektivitas masa depan.

Seluruh komponen tersebut dapat dimasukkan ke dalam chassis yang tipis karena ASUS telah mengubah sistem pendinginan internal yang terpasang di dalamnya. Secara total, sistem pendinginannya hanya memiliki ketebalan 3 milimeter, dengan sirip-sirip kipasnya hanya setebal 0,3 milimeter.
 

Agar lebih bertenaga, material pendinginan dibuat dengan bahan yang disebut liquid-crystal-polymer. Sistem pendinginan juga memiliki heatpipe yang dindingnya setebal 0,1 milimeter namun mampu mengarahkan udara hangat ke arah ventilasi tersembunyi yang berada di balik engsel. Dengan demikian, notebook dapat bekerja dengan efisien dan sejuk meski saat full load.

ASUS ZenBook 3 UX390 memiliki layar 12,5 inci dengan resolusi FullHD dan diberi lapisan Corning Gorilla Glass 4 dari ujung ke ujung. Layar tersebut dibingkai dengan bezel yang juga tipis, hanya 7,6 milimeter sehingga membuat ZenBook 3 punya rasio screen-to-body yang sangat besar, yakni mencapai 82 persen.

ASUS Transformer 3 Pro, PC 2-in-1 Serba Bisa
Transformer 3 Pro bisa berfungsi sebagai tablet mumpuni dengan stylus ASUS pen yang menawarkan akurasi dan kontrol yang mulus. Dengan dipasangi Transformer Cover Keyboard yang tipis, notebook berbasis Windows 10 Home ini bisa berfungsi sebagai notebook. Bisa juga sebagai PC desktop dengan menghubungkannya dengan “Universal Dock” sehingga ia punya port tambahan untuk memasang monitor dan keyboard.

Diposisikan sebagai PC paling serba bisa di dunia, Transformer 3 Pro merupakan PC 2-in-1 pertama yang mampu berfungsi penuh sebagai tablet, notebook, music station, bahkan sampai perangkat gaming kinerja tinggi. Semua bisa dimungkinkan dengan menghubungkan berbagai aksesoris ke Transformer 3 Pro.

Yang paling menarik, Transformer 3 Pro bisa disambungkan dengan ROG XG Station 2 yang akan berfungsi sebagai docking station bertenaga. ROG XG Station 2 ini punya kartu grafis yang bisa dimanfaatkan oleh Transformer 3 Pro untuk mengolah grafis kompleks secara instan.

Didesain sebagai PC 2-in-1 bertenaga, Transformer 3 Pro menggunakan konstruksi metal premium dan punya layar 12,6 inci dengan resolusi 3K atau 2880 x 1920 piksel. Resolusi tersebut membuatnya menjadi salah satu perangkat dengan densitas piksel tertinggi di kelasnya dengan 275ppi.

Yang menarik, di belakang unit utamanya, terdapat cover yang bisa berfungsi sebagai dudukan dengan engsel mulus yang dapat digeser hingga 155 derajat. Unitnya sendiri hadir dalam dua pilihan warna yakni Icicle Gold dan Titanium Grey. Adapun cover keyboard-nya punya pilihan warna Stone, Amber, Taupe, dan Charcoal.



Transformer 3, Mobile PC Sebenarnya
Serupa dengan Transformer 3 Pro, Transformer 3 juga punya layar sentuh dengan resolusi 3K. Ia juga punya port USB type-C serta Thunderbolt 3 yang memungkinkannya disambungkan dengan mesin grafis bertenaga yakni ROG XG Station 2. Bedanya, jika Transformer 3 Pro ditujukan untuk pengguna yang membutuhkan performa komputasi tinggi, Transformer 3 ditujukan bagi pengguna yang ingin memiliki perangkat untuk bekerja dan juga bermain di perjalanan.

Dengan alasan tersebut, ASUS memasangkan prosesor yang berbeda dengan Transformer 3 Pro. Pada Transformer 3, prosesor yang digunakan adalah prosesor Intel Kaby Lake low voltage yang menawarkan masa aktif baterai maksimal. Unit utamanya yang tipis dan ringan punya sleeve keyboard yang juga bisa digunakan untuk menopang produk dan menjadikannya sebagai perangkat multimedia audio luar biasa dengan quad speaker system.

Quad speaker system ini sendiri sangat jarang ditemukan pada perangkat mobile, apalagi sebuah perangkat 2-in-1 yang tipis. Speaker yang tersedia pada Transformer 3 dilengkapi voice coil terbesar di keasnya. Dan dipadankan dengan teknologi amplifier mutakhir, ia mampu menghadirkan suara yang kencang, bertenaga dan dalam.

Speaker yang ada juga mampu dengan cerdas mendeteksi orientasi dari tablet lalu mengatur agar suara bass selalu dikeluarkan dari dua speaker yang tersedia di bawah. Adapun suara dengan frekuensi tinggi dapat dialirkan agar kelular melalui dua unit speaker yang tersedia di bagian atas tablet.

Mendukung aktivitas mobile penggunanya, Transformer 3 dilengkapi baik kamera depan dan juga kamera belakang. Untuk kamera belakang, dia punya kamera dengan resolusi 13MP, sementara kamera depannya punya resolusi 5MP. Resolusi kamera ini jauh di atas rata-rata resolusi kamera untuk notebook.

Adapun untuk pengamanan saat di perjalanan, perangkat dengan sistem operasi Windows 10 ini dilengkapi fingerprint scanner di bagian kiri atas layar. Dengan satu sentuhan, pengguna bisa membuka kunci Transformer 3 dalam hitungan satu detik tanpa perlu mengetikkan password.

Zenfone 3 dan busana-busana yang sama mewah

Demo Area Time dan Coffee Break
Acara press launch berlangsung sekitar 2 jam, kemudian ada jeda 1 jam untuk coffee break dan melihat-lihat produk yang dipajang di demo area. Meski sudah diperkenalkan dan diperlihatkan gambar-gambarnya, saya masih tetap penasaran lho dengan wujud fisiknya. Makanya seusai minum kopi dan menikmati sepotong kue dan sandwich, saya meluncur ke demo area bareng kawan-kawan.

Antara kagum dan penasaran jadi satu. Saya rasa yang lain juga begitu. Para undangan sibuk mengamati dan mencoba menggunakan produk demo satu persatu. Saya paling penasaran sama Zenfone 3 Deluxe, soalnya ini produk dijual paling mahal dan punya keunggulan paling yahud. Seperti yang sudah dijelaskan di atas, spesifikasinya memang bener-bener mantap. Paling suka sama bodynya, sangat indah dan mewah. Seindah dan semewah gelaran acara peluncuran.

Bareng Dian di demo area

Satu jam kemudian acara dilanjutkan dengan technical seminar.

Saya dan 800an para undangan kembali memasuki ruangan. Sama seperti sebelumnya, pakai antri dan mampir dulu ke goodie bag table. Nah, jika sebelumnya yang kami dapatkan berupa paper bag berisi buku-buku produk, kali ini berupa tas punggung berisi baju kaos, topi, dan sebuah smartphone Zenfone 3.

Zenfone 3? Woaaaaaw!!! Melongo ga tuh?

Iya lah. Astaga naga banget saat liat ada 800-an Zenfone dibagikan gratis kepada seluruh undangan yang terdiri dari para distributor, dealer, partner, dan rekan-rekan media serta komunitas ASUS Indonesia dari berbagai daerah. Sudah dibayari PP ke Bali, nginap di hotel mewah, makan minum enak, jalan-jalan enak, dapat hadiah enak pula. Cuma ASUS yang begini!



Nah sodara-sodara, karena acara berikutnya adalah technical seminar, maka Zenfone 3 yang baru diterima itu mesti langsung digunakan. Jadi, di panggung kan ada Joko Soemitro tuh (pemuda ganteng berkaca mata yang udah saya kenal sejak masih kerjasama dengan Tokopedia) yang akan menjelaskan cara menggunakan fitur-fitur yang ada di Zenfone 3, khususnya cara menggunakan kameranya. Biar bisa, mesti sambil praktek, makanya Zenfone 3 nya kudu dikeluarkan dari kotaknya, diaktifkan, dan dipelajari sesuai petunjuk. Kalau cuma dipandangi nanti nggak pinter-pinter :D

Saya sih langsung praktek di dalam ruangan. Motret dan bikin video dalam suasana remang-remang. Berhubung masih baru, masih grogi deh. Belum bisa maksimal pakainya. Apalagi kepikiran perut yang mulai lapar. Maklum sudah jam 7 malam acara technical seminarnya belum juga kelar. Jadi gak konsen. Apalagi waktu liat para undangan mulai kabur ke belakang ambil makanan, jadi pingin ikutan ke belakang ambil nasi kotak haha

Joko Soemitro menjelaskan fitur-fitur Zenfone 3, khususnya kamera

Selain technical seminar, malam itu ada briefing untuk aktifitas selama 2 hari di Bali. Dijelaskan bahwa baju kaos dan topi yang dibagikan akan digunakan untuk acara incredible race pada hari kamis 8/9/2016. Selama kegiatan incredible race, Zenfone 3 harus digunakan oleh semua peserta. Untuk itulah kami juga diberi simcard telkomsel yang sudah diregistrasi dan diisi paket data. Kami tinggal pakai euy. Enak banget ya!

Jam 9 malam acara berakhir. Yang mau ikut lomba photo pada daftar ke pojok registrasi. Daftarnya mudah, tinggal tap ID Tag, langsung terdaftar deh. Nah, buat 200 pendaftar pertama langsung dapat hadiah tripod. Mupeng dong saya, makanya ikut daftar. Menang ga menang lombanya yang penting daftar dulu, siapa tahu dapat tripod haha. Eh ga tahunya, pas nunggu bus, saya dan Mira Sahid melirik jam. Kok udah malem? Kami saling pandang, lalu tanpa dikomando sama-sama mengajak untuk pulang ke hotel saja. Ga jadi ikut lomba :D

Mata sih belum ngantuk, tapi badan cuapek pooool. Mana gendong tas berisi laptop, jinjing goodie bag berisi buku-buku tebal, menyandang tas kamera pula. Tulang kayak mau rontok. Akhirnya saya dan Mira naik bus tujuan hotel Courtyard, bukan ke Peninsula tempat lokasi pengambilan foto malam.

Kawan-kawan blogger yang hadir di acara ASUS Press Launch

Sampai di hotel saya sibuk ngecas batre kamera DSLR, powerbank, HP lama merk S, dan yang pasti Zenfone 3 yang baru diberikan oleh ASUS. Sesuai saran panitia, batre Zenfone 3 harus diisi full, sebab besok pagi (Kamis 8/9) akan dipakai untuk kegiatan Incredible Race.

Nah, seperti apa keseruan ASUS Incredible Race? Nantikan postingan saya selanjutnya....
 
*Semua foto oleh Katerina